Berita Manado

Dialog Moderasi Beragama Perspektif Islam, Kristen, Yahudi di Kota Manado

LP3 Citra Muda Insani Manado dipercayakan oleh Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan Kementerian Agama melaksanakan Kegiatan Dialog Kebangsaan

Editor: David_Kusuma
Istimewa
Dialog Moderasi beragama perspektif Islam, Kristen, Yahudi di Kota Manado 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - LP3 Citra Muda Insani Manado di percayakan oleh Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan Kementerian Agama-RI, melaksanakan Kegiatan Dialog Kebangsaan Moderasi Beragama di Kota Manado di kawasan kuliner pesisir pantai Manado, tepatnya di Caffe Warkop Kemang, Boulevard 2 Sindulang, Selasa (19/4/2022).

Acara Dialog diawali dengan Welcoming Speech dari Direktur LP3 Citra Muda Insani - Idham Zakaria, SE, MM. Dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Manado - Irwan Musa, SE, M.Si.

Idham Zakaria, SE, MM, dalam Sambutannya menyampaikan Maksud dan tujuan dari pelaksanaan Dialog dengan Tema : "Moderasi Beragama Perspektif Islam - Kristen dan Yahudi di Kota Manado, sekaligus memberikan Apresiasi setinggi-tingginya kepada peserta dialog yang hadir sekitar 200-an orang, rata-rata dari kalangan Muda-Milenial.

Sedang, Irwan Musa, SE, MM, dalam sambutannya mengeksplorasi kearifan lokal kota Manado; "Torang samua Basudara"dalam konteks Kerukunan dan Toleransi.

Untuk Keynote Speech dan Sekaligus membuka Acara Dialog secara resmi via Zoom dari Jakarta pada Dialog ini; Prof. DR. H.M. Adlin Sila, Ph.D, beliau adalah Kepala Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan Kementerian Agama-RI.

Intinya menyampaikan pentingnya Moderasi Beragama dalam rangka membangun bangsa secara spiritual dengan membentuk karakter pemeluk Agama yang penuh toleransi dan Kerukunan, demi tercapainya keutuhan berbangsa dan bernegara, di Negara Kesatuan RI.

Beliau juga menyampaikan agar moderasi beragama bisa dijadikan acuan bagi kalangan muda dlm menyikapi perbedaan yang ada.

Moderasi beragama adalah bagaimana kita bisa tetap teguh dalam beragama dengan menghargai setiap perbedaan yang ada, menolak sikap kekerasan, dan menghargai kearifan lokal serta patuh pada hukum negara.

Bertindak sebagai Narasumber mewakili 3 Agama yaitu Agama Islam; DR. Arhanuddin Salim, M.P,dI (Ketua Lakpesdam NU Manado), Agama Kristen; DR. FB Artur Gerung, M.Th (Wakil Rektor 2 IAKN Manado), dan Yusra Al-Habsy, SE (Ketua PW GP Anshor Sulut) yg diwakili Oleh Ismail Maga, S.Hi Selaku Sekretaris. Agama Yahudi; Rabbi Yaakov Baruch ( Pimpinan Synagoge Shaar HaShamayin, Minahasa)

Dialog berlangsung menarik, dipandu oleh Moderator energik; AB. Rusli M,Pd-Dosen IAIN Manado, sebagian besar pesertanya adalah mahasiswa perwakilan dari IAIN Manado, IAKN Manado, dan organisasi Kepemudaan yaitu Gerakan Pemuda Ansor, Fatayat NU hadir juga organisasi pelajar IPNU dan IPPNU kota Manado serta beberpaorang perwakilan komunitas Yahudi yang ada di Kota Manado.

Saking antusianya peserta yang hadir sehingga banyak pertanyaan yang diajukan oleh peserta, tapi semua bisa dijawab dengan tuntas oleh para Narasumber walaupun waktu yang sudah semakin larut, hingga memakan waktu sampai dengan Jam 01.00 Dini hari. (Release)

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved