Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Internasional

Organisasi Perlawanan Palestina Selain Hamas, dari yang Berpaham Komunis hingga Sekuler

Menurut laporan dari LSM lokal pada Rabu (2/3/2022), tentara Israel menangkap puluhan warga Palestina di Tepi Barat.

Editor: Rizali Posumah
www.dailymoslem.com
Potret wanita-wanita Palestina saat konflik dengan Israel. 

Organisasi ini didirikan pada tahun 1969 ketika memisahkan diri dari Front Populer untuk Pembebasan Palestina (PFLP).

DFLP yakin tujuan nasional Palestina hanya bisa dicapai melalui revolusi massa.

Jihad Islam Palestina

Setelah Hamas, jihad Islam adalah organisasi perlawanan paling militan kedua di jalur Gaza Palestina.

Sayap militer organisasi ini adalah Saraya Al-Quds atau Brigade Al-Quds.

Organisasi ini dibentuk tahun 1981oleh dua aktivis Palestina bekas anggota Ikhwanul Muslimin, yakni Dr Fathi Abdul Aziz Shaqaqi, dan seorang ulama Syeikh Abdul Aziz Awda. Dari segi ideologi organisasi 

Tujuan mereka adalah membangun negara Islam Palestina di wilayah pra-1948, termasuk di antaranya Tepi Barat, Jalur Gaza, dan sebagian daerah yang kini dikuasai Israel.

Di awal pembentukannya, kelompok ini mendapatkan pelatihan dari Hizbullah di Lebanon.

Pada 1990, Jihad Islam membangun kantor di Beirut, Lebanon; Teheran, Iran; dan Khartoum, Sudan.

Jihad Islam dituding berada di balik berbagai kasus pengeboman bunuh diri di Israel.

Salah satunya pada 1989 di dalam bus kota Tel Aviv, menewaskan 16 warga sipil.

Oleh negara seperti Amerika Serikat, Inggris, Australia, Kanada, Uni Eropa, Selandia, Baru, dan Jepang, Jihad Islam dimasukkan ke dalam daftar teroris.

PFLP

Popular Front for the Liberation of Palestine ( Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina) disingkat PFLP adalah Partai berhaluan komunis, didirikan oleh seorang Arab Palestina beragama Kristen Dr George Habash pada 1967.

PFLP termasuk organisasi terbesar dalam PLO setelah Fatah.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved