Pantas Rusia Nekat Serang Ukraina Meski Ditentang Banyak Negara, Ternyata Punya 7 Sekutu
Namun ada beberapa negara yang memiliki hubungan dekat dengan Moskow dan masih sepenuhnya mendukung Presiden Rusia, Vladimir Putin.
TRIBUNMANADO.CO.ID- Meski banyak negara yang menentang, Rusia tetap berani melakukan invasi militer ke Ukraina.
Ternyata negara yang dipimpin Vladimir Putin tersebut punya banyak sekutu.
Mereka siap membantu Rusia jika dibutuhkan.
Baca juga: Warga Sipil dan 70 Tentara Ukraina Tewas, Rusia Pakai Bom Vakum
Sebagian besar sekutu Rusia dan negara lainnya biasanya berusaha untuk tetap netral.
Namun ada beberapa negara yang memiliki hubungan dekat dengan Moskow dan masih sepenuhnya mendukung Presiden Rusia, Vladimir Putin.
Jika Barat memiliki NATO, maka Rusia juga memiliki aliansi pertahannya yang disebut CSTO, seperti yang dilaporkan The Washington Post.
Collective Security Treaty Organization (CSTO) adalah Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif yang tujuannya hampir sama dengan NATO.
Baca juga: Serangan Rusia ke Ukraina Picu Kenaikan Harga Bright Gas di Sulawesi Utara
CSTO beranggotakan enam negara, yaitu Russia, Armenia, Belarus, Kazakhstan, Kyrgyzstan, dan Tajikistan.
Setiap negara memiliki komitmen untuk membantu negara lainnya jika mengalami agresi militer atau serangan dari negara lain.
Selain anggota CSTO, Rusia diketahui memiliki hubungan dekat dengan beberapa negara lainnya seperti China, Suriah, Israel, Pakistan, Kuba, dan lainnya.
Perjanjian Keamanan Kolektif dimulai dan ditandatangani pada tahun 1992 sebagai tindak lanjut dari Persemakmuran Negara-Negara Merdeka, yang dibentuk setelah Uni Soviet bubar.
Baca juga: Info Terbaru yang Dilakukan Rusia Saat Ini, Lihat Gambar Baru dari Satelit
Berikut ini profil tujuh negara sekutu Rusia.
1. China
China merupakan negara yang memiliki hubungan dekat dengan Rusia.
Meski mereka dekat, tapi tindakan Rusia dalam serangan Ukraina tidak mendapat respons langsung dari China.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pasukan-khusus-rusia-spetsnaz.jpg)