Berita Heboh
Berakhir Ricuh, Warga yang Antre Sempat Mendobrak Pintu Ruang Penyimpanan Minyak Goreng
Awalnya Operasi Pasar minyak goreng yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara berjalan tertib. Lalu berubah menjadi ricuh.
Ia pun membenarkan adanya aksi pengambilan minyak goreng di Dinas Perdagangan.
“Iya tadi ada insiden sedikit,” ujarnya.
Hendri menganggap warga antusias untuk mendapatkan minyak goreng sehingga terjadi aksi itu.
Meski begitu, ia mengaku tidak akan membawa persoalan ini ke ranah hukum.
Warga Kecewa
Warga yang tidak mendapatkan minyak goreng mengaku kecewa.
Ida, warga Kotabumi mengaku, sudah mendatangi Pasar Sentral untuk membeli minyak goreng dalam kegiatan operasi pasar. Ia datang sejak pukul 07.00 pagi.
Namun sampai lokasi, ia tidak mendapati adanya operasi pasar itu.
“Saya sudah dari jam 7 ke Pasar Sentral. Tapi sampai sini gak dapat. Katanya di-stop operasi pasarnya,” kata Ida.
Warga lain, Mirna mengatakan hal serupa.
Ia mengaku sengaja mendatangi operasi pasar demi mendapatkan minyak goreng.
“Saya tinggalin jualan gorengan saya. Saya pergi ke Pasar Pagi untuk beli minyak goreng, tapi sampai sini gak ada operasi pasarnya,” ujarnya.
“Saya ke sini sampai belum mandi, tapi gak dapat minyak gorengnya,” timpal Satina, waraga lainnya yang juga ingin beli minyak goreng dalam operasi pasar di Pasar Pagi.
Warga Jarah Minyak Goreng
Aksi penjarahan terjadi dalam operasi pasar minyak goreng di kantor Dinas Perdagangan Lampung Utara, Senin (21/2/2022).