Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kasus Narkoba

Gadis Lulusan SMA Jadi Kurir Sabu karena Kesulitan Cari Kerja, Tertangkap Setelah 2 Bulan Beraksi

Seorang gadis memilih menjadi kurir sabu. Hal tersebut dilakukannya karena tak memiliki perkerjaan.

Editor: Glendi Manengal
Tribun Jabar/ Firman Suryaman
Tersangka IP digiring petugas menuju sel khusus perempuan di Mapolres Tasikmalaya Kota, Senin (31/1). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang gadis memilih menjadi kurir sabu.

Hal tersebut dilakukannya karena tak memiliki perkerjaan.

Perempuan yang baru lulus SMA ini merasa kesulitan mencari pekerjaan hingga memilih jadi kurir sabu.

Baca juga: KSAD Jenderal Dudung Abdurachman Dipolisikan KUHAP APA

Baca juga: Warga Bolmong Minta Polda Sulut Jangan Pilih Kasih Dalam Penertiban Tambang Liar

Baca juga: Akhirnya Terungkap Ada Korban Tewas di Sel Dalam Rumah Bupati Langkat, Wajah Penuh Bekas Luka

Foto : ilustrasi wanita. (istimewa)

Tak memiliki pekerjaan usai  lulus SMA, seorang perempuan muda asal Tasikmalaya Jawa Barat ini ambil jalan pintas.

Ia menjadi kurir peredaran sabu.

Sekali mendapat tugas nyerahkan sabu kepada pemesan, perempuan muda berinisial IP ini mendapat upah Rp 150.000.

Namun baru dua bulan IP masuk jaringan bisnis sabu di Kota Tasikmalaya, kegiatannya keburu tercium polisi.

Ia ditangkap di Jalan Cikalang Girang, Kecamatan Tawang.

Polisi menemukan 0,6 gram dari IP dan disita untuk dijadikan barang bukti.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan didampingi Kasatnarkoba, AKP Ade Hermawan, mengatakan, profesi kurir yang diperankan IP bagian dari peredaran narkoba sistem putus.

"Tersangka bertugas menempel barang di suatu tempat," kata Kapolres, saat rilis pengungkapan kasus narkoba sepanjang Januari, di Mapolres, Senin (31/1/2022).

Foto : ilustrasi. (istimewa)

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved