Breaking News
Selasa, 5 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Info Kesehatan

Kanker Ovarium Ternyata Lebih Beresiko Dialami Wanita Tak Pernah Hamil, Kenali dengan Metode 10 Jari

Sayangnya, kesadaran soal penyakit ini di kalangan perempuan masih rendah jika dibandingkan jenis kanker lainnya.

Tayang:
Editor: Aldi Ponge
express.co.uk
Ilustrasi kanker ovarium 

Hanya sebagian kecil yang terdiagnosis dini.

"Kalau datang keluhan perut membesar, susah buang air itu bukan dini dan 80 persen seperti stadium lanjut. Dan inilah disebut silent killer," imbuhnya

 Kenali Risiko dan Tanda Kanker Ovarium dengan Metode 10 Jari

Dokter Brahamana menjelaskan, kanker ovarium sulit dikenali gejalanya atau dilakukan skrining karena tahapan perkembangan penyakitnya yang tergolong tidak jelas.

"Kadang satu orang butuh enam bulan sampai berkembang menjadi kanker, yang lain bisa bertahun-tahun," jelasnya.

Maka lebih baik apabila para perempuan memahami faktor risiko dan tanda kanker ovarium pada dirinya.

Perusahaan farmasi AstraZeneca Indonesia bekerjasama dengan Cancer Information and
Support Center (CISC) dan HOGI merilis kampanye 10 jari sebagai metode untuk mengenali kanker ovarium.

Cara ini sangat mudah sekaligus sangat bermanfaat untuk mendorong para perempuan segera berkonsultasi ke dokter jika mengalaminya.

Metode 10 jari ini terdiri dari enam faktor risiko dan empat tanda kanker ovarium.

Apa saja?

 Enam faktor risiko kanker ovarium yaitu:

  • memiliki riwayat kista endometrium
  • memiliki riwayat keluarga dengan kanker ovarium dan/atau kanker payudara
  • mutasi genetik (misalnya BRCA)
  • paritas (banyaknya persalinan yang pernah dijalani) rendah
  • gaya hidup yang buruk
  • pertambahan usia

Sedangkan empat tanda kanker ovarium yakni:

  • kembung
  • nafsu makan berkurang
  • sering buang air kecil
  • nyeri panggul atau perut

"Diagnosis sedini mungkin merupakan faktor penting dalam pengobatan kanker ovarium," kata Rizman Abudaeri, Direktur AstraZeneca Indonesia.

Termasuk pula dengan pengobatan yang tepat seperti terapi obat, pembedahan dan kemoterapi.

Pada kanker ovarium stadium awal, metode pengobatan tersebut masih memiliki peluang keberhasilan yang tinggi.

SUmber: Wanita yang Tak Pernah Hamil Lebih Berisiko Terkena Kanker Ovarium

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved