Breaking News:

Berita Sulut

Fraksi Golkar 'Follow Up' Lagi Kepastian James Arthur Kojongian Duduki Kursi Pimpinan DPRD

Kemendagri sudah mengeluarkan surat, pemecatan JAK tak bisa diproses karena ada dokumen yang tidak dilengkapi DPRD Sulut.

Penulis: Ryo_Noor | Editor: Rizali Posumah
Foto IST/raski Mokodompit
Raski Mokodompit 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - James Arthur Kojongian (JAK) batal dipecat sebagai Wakil Rakyat di Gedung Cengkih.

Kemendagri sudah mengeluarkan surat, pemecatan JAK tak bisa diproses karena ada dokumen yang tidak dilengkapi DPRD Sulut.

Sekretariat DPRD Sulut pun akhirnya sudah membayar gaji JAK sebagai wakil rakyat Gedung Cengkih dirapel 10 bulan lamanya, setelah sempat ditahan sejak Februari 2021.

Hanya saja, posisi JAK belum dikembalikan seperti sebelumnya ketika dulu ia menjabat Wakil Ketua DPRD Sulut.

Fraksi Golkar DPRD Sulut tetap pada keputusannya kursi pimpinan DPRD jatah Partai Golkar tetap milik JAK.

"Fraksi Golkar akan tindaklanjuti lagi soal kepastian posisi JAK di pimpinan Dewan," kata Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulut, Raski Mokodompit.

Memang ia mengakui, belum ada informasi kebijakan DPRD merespon Surat Kemendagri tersebut.

"Kita belum dapat informasi, saya sudah sampaikan intrupsi waktu lalu di rapat paripurna, dan Ketua DPRD berjanji akan tindaklanjuti," ungkap Sekretaris DPD I Golkar Sulut ini.

JAK pun tak kelihatan batang hidungnya di Rapat Paripurna Perdana DPRD Sulut, Selasa (4/1/2022).

Adapun kisruh kasus James Arthur Kojongian mencuat ke publik atas hubungannya dengan seorang wanita muda. Kasus itu viral di medsos

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved