Prakiraan Cuaca
Hujan Lebat dan Angin Kencang Akan Terjadi Senin 27 Desember 2021, Info BMKG 24 Daerah Berpotensi
Hujan Lebat dan Angin Kencang Akan Terjadi Senin 27 Desember 2021, Info BMKG 24 Daerah Berpotensi.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Simak info BMKG untuk cuaca ekstrem hari ini Senin 27 Desember 2021.
Sejumlah daerah berpotensi diguyur hujan lebat dan angin kencang.
Berikut daftar lengkapnya.
Baca juga: Pakar Sebut 3 Kemungkinan Motif Oknum TNI Buang Jasad Sejoli, Tindakan Tidak Masuk Akal
Baca juga: 3 Kemungkinan Mengapa Oknum TNI Buang Jasad Sejoli, Menurut Pakar: Situasi yang Sangat Tidak Biasa
Baca juga: Kasus Omicron di Indonesia Bertambah, Sudah 46 Pasien, Tetap Waspada, Kenali Gejalanya

Prakiraan cuaca hari ini Senin 27 Desember 2021. (TribunWow.com/Rusintha Mahayu)
Peringatan dini BMKG untuk cuac ekstrem hari ini Senin (27/12/2021).
Data terbaru Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Terdapat beberapa daerah yang mendapatkan peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG.
Melalui laman resminya, BMKG memprediksi 24 wilayah berpotensi hujan lebat disertai kilat atau petir serta angin kencang.
Sementara, 4 wilayah diprediksi berpotensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang.
BMKG menginformasikan, terdapat Bibit Siklon Tropis 97S/pusat tekanan rendah terpantau di Australia bag Utara (memasuki wilayah daratan) sehingga melemahkan intensitasnya dan bergerak ke arah tenggara.
Sistem ini masih memberikan dampak tidak langsung berupa daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) memanjang di NTT yang mendukung potensi hujan lebat di NTT serta membentuk low level jet dengan kecepatan angin >25 knot yang terpantau di Laut Arafuru, Laut Flores, Laut banda, Laut Timor, NTT bag Timur, dan Maluku.
Pusat Tekanan Rendah terpantau di Samudera Hindia barat daya Sumatera yang membentuk daerah pertemuan angin (konfluensi) yang terpantau di Samudera Hindia Barat Bengkulu.
Sirkulasi siklonik terpantau di Utara Kalimantan yang membentuk konvergensi memanjang di Kalimantan Utara. Daerah konvergensi lainnya juga terpantau memanjang di Riau, di bengkulu, di Jawa Barat bag Selatan, di Jawa tengah, di perairan selatan Jawa Timur hingga Bali, di kalimantan Tengah bag Utara, di Kalimantan Utara, di Selat Makassar bag Selatan, di Sulawesi bag Tengah, di Maluku dan di Papua Barat serta daerah pertemuan angin (konfluensi) di perairan Selatan Jawa Timur, Selat Makassar bag Selatan, Laut Flores, di NTT bag Timur dan di Laut Banda.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar pusat tekanan rendah dan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut.
Berikut wilayah yang berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang: