Breaking News:

Berita Sulut

Pesan Kapolda Sulut Usai Pelaksanaan Pekan Kerukunan Internasional 2021

"Manfaatnya bukan hanya dirasakan oleh masyarakat di Sulawesi Utara saja tapi juga masyarakat di Indonesia," ujarnya, Senin (22/11/2021).

Penulis: Andreas Ruauw | Editor: Rizali Posumah
Polda Sulut
Pekan Kerukunan Internasional mendapat tindak lanjut dari Kapolda Sulut Irjen Pol Mulyatno. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Berakhirnya Pekan Kerukunan Internasional mendapat tindak lanjut dari Kapolda Sulut Irjen Pol Mulyatno

Beliau mengingatkan bahwa output dari kegiatan Konferensi Kerukunan ini sangat penting sekali. 

"Manfaatnya bukan hanya dirasakan oleh masyarakat di Sulawesi Utara saja tapi juga masyarakat di Indonesia," ujarnya, Senin (22/11/2021).

Lanjut Kapolda Irjen Pol Mulyatno, ini merupakan modal sosial yang sangat penting di dalam membangun rajutan dalam berbangsa dan bernegara.

Ia menambahkan, para tokoh agama telah hadir di Sulut untuk membangun sebuah konektifitas dan inklusifitas di dalam kehidupan bersama dalam Indonesia yang mejemuk.

"Sehingga dengan konektifitas dan inklusifitas ini dapat membangun moralitas bersama nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," ujar Irjen Pol Mulyatno.

Pada kegiatan ini juga Gubernur Sulut Olly Dondokambey mendapat penghargaan dari Asosiasi FKUB sebagai Bapak Pluralisme Indonesia.

Konferensi Nasional FKUB VI se-Indonesia tahun 2021 ini menghasilkan sebuah Deklarasi Manado, yang berbunyi, Kami Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), berikrar:

1. Setia dan menjunjung tinggi tegaknya NKRI yang bedasarkan Pancasila dan UUD 1945.

2. Memelihara kerukunan dan kebersamaan untuk menciptakan susana yang damai, dengan prinsip persatuan yang berbhinneka tunggal ika.

3. Mendukung program Pemerintah dalam memelihara kerukunan umat beragama.

4. Mewujudkan Indonesia rukun, aman dan nyaman.

5. Menjadikan deklarasi beragama sebagai peta jalan pemeliharaan kerukunan umat beragama di Indonesia.

Sebelumnya, kegiatan yang telah dilaksanakan selama sepekan di Sulawesi Utara ini, ditutup secara resmi oleh Staf Ahli Menteri Agama RI didampingi Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Pengurus Asosisasi FKUB, ditandai dengan pemukulan tetengkoren bersama-sama.

Berikan Materi di Latsar, Sekda Bolmong Minta ASN Pahami Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati

Bidan Ini Keyasikan Selingkuh Hingga Terlantarkan Anak, Akhirnya Suami lapor Polres

Sosok Nessie Judge YouTuber yang Trending di Twitter Setelah Sindir Pacar Lupa Nangis di Pundakku?

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved