Kadis PPPA Sulut Kartika Tanos Jadi Pembicara Sosialisasi PUG, Lihat Latihan Menjahit di Bitung
Kepala Dinas PPPA Sulut Dr Kartika Tonas MARS mengatakan, sosialisasi tersebut brrguna untuk seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Shity Nurjanah
TRIBUNAMANADO.CO.ID, BITUNG – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dan juga sekretaris 1 TP PKK Sulut Dr Kartika Kandouw Tanos MARS, menjadi pembicara dalam sosialisasi kebijakan Pengarusutamaan Gender (PUG) dan perencanaan penganggaran Responsif Gender (PPRG) di Ruang SH Sarundajang, Kantor Walikota Bitung, Kamis (14/10/2021).
Selanjutnya, Dr Kartika Tanos MARS didampingi Ny Ellen Honandar Sondakh sekretaris I TP PKK Kota Bitung mengunjungi ruang workshop Garmen Apparel, di UPTD Balai Pelatihan Tenaga Kerja (BPTK) kelas A Disnaker Daerah Provinsi Sulut di Kota Bitung.
Kepala Dinas PPPA Sulut Dr Kartika Tonas MARS mengatakan, sosialisasi tersebut brrguna untuk seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Sosialisasi Pengarusutamaan Gender (PUG), penting apalagi itu berguna agar seluruh OPD di lingkungan pemerintah Kota Bitung, dalam penganggarannya dan kegiatan-kegiatan yang responsive gender,” kata Dr Kartika Tanos MARS Kepala Dinas PPPA Sulut, juga sekretaris 1 TP PKK Sulut didampingi Ny Ellen Honandar Sondakh sekretaris 1 TP PKK Bitung saat diwawancarai wartawan.
FOTO: Kepala Dinas PPPA Provinsi Sulut Dr Kartika Tanos MARS, sekretaris I TP PKK Bitung Ny Ellen Honandar Sondakh, ketua DWP Bitung Dr Rinny Pangemanan Tinangon, jajaran TP PKK Bitung dan jajaran Dinas PPPA Daerah Sulut serta Meriati Dumbela Kepala Dinas PPPA Kota Bitung diabadikan ketika melakukan lawatan di Kota Bitung. (Tribun Manado/Christian Wayongkere)
Dr Kartika Tonas yang juga istri Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw menyampaikan, responsive gender satu di antaranya seperti yang dilakukan UPTD BPTK kelas A di Bitung, memberikan pelatihan dan workshop kepada sejumlah perempuan yang ada di Bitung.
Pelatihan dan workshop kepada perempuan seperti ini, merupakan bagian dari PUG.
Terkait dengan komitmen PUG oleh Kota Bitung dan beberapa kabupaten kota lainnya, menghasilkan penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) tahun 2020.
Dan untuk kota Bitung meraih APE kategori Pratama, diumumkan secara virtual oleh ibu I Gusti Ayu Bintang Darmawati SE Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI.
Dengan capaian itu, pemerintah kota Bitung dibawah duet kepemimpinan Wali kota Bitung Maurits Mantiri dan Wakil walikota Hengky Honandar diharapkan ke depan bisa naik kategorinya.
“Bisa sampai mentor atau tingkat paling akhir,” tambahnya.
Sementara itu, dr Kartika melihat langsung proses pelaksanaan menjahit yang dilakukan perempuan di ruang workshop Garmen Apparel, di UPTD Balai Pelatihan Tenaga Kerja (BPTK) kelas A Disnaker Daerah Provinsi Sulut di Kota Bitung.
Pada kesempatan itu sempat berdiskusi, dan mendapati beberapa keluhan seperti, ketika mereka selesai mengikuti pelatihan lalu hendak melakukan pekerjaan terkendala di modal untuk beli mesin jahit dan alat obras.
Pihak Dinas PPPA Daerah Provinsi Sulut, langsung menyampaikan solusi untuk mereka yaitu lewat program kerjasama dan inovasi segitiga dengan Disnaker Daerah Provinsi Sulut dan Bank SulutGo akan memberikan tambuhan khusus untuk perempuan.