Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

G30S PKI

Kapten Pierre Tendean, Ajudan Jenderal AH Nasution yang Setia hingga Akhir Hayat, Jadi Korban G30S

Kisah Kapten Pierre Tendean saat G30S PKI 1965. Bertugas sebagai Ajudan Jenderal AH Nasution, Pierre Tendean gugur dalam tugas.

Editor: Frandi Piring
Istimewa.
Pierre Tendean 

Pada tahun ketiga di akademi, Pierre terpilih sebagai komandan batalyon korps taruna remaja.

Kemudian pada tahun 1961, Pierre pun berhasil menjadi salah satu dari 144 orang sersan mayor yang dilantik menjadi letnan dua.

Saat itu juga bertepatan dengan digaungkannya Operasi Trikomando Rakyat (Trikora) oleh Presiden Soekarno untuk membebaskan Irian Barat kembali ke wilayah Idonesia.

Sebagai letnan dua, Pierre pun menunaikan tugas pertama di Kodam I Bukit Barisan Sumatera Utara.

Di penugasan pertama inilah, Pierre bertemu dengan sang kekasih yang gagal dipinangnya, Rukmini Chamim.

Ketika berusia 23 tahun, Pierre turut berpartisipasi dalam Operasi Dwikora Ganyang Malaysia.

Dia dipercaya untuk memimpin pasukan sukarela gerilyawan ke negara federasi Malaysia.

Dia juga terlibat dalam operasi penyusupan dan sabotase.

Prestasi gemilangnya itu pun membuat karier Pierre melesat hingga dipinang Jendela AH Nasution untuk menjadi ajudannya.

Firasat

Pada 30 September 1965, Pierre sedianya sudah mengajukan cuti libur untuk merayakan ulang tahun ibundanya, Maria Elizabeth Cornet, di Semarang pada keesokan harinya.

Namun, tugas sebagai ajudan yang cukup padat, pada pukul 15.00 WIB pun membuat Pierre masih berada di Jakarta.

Tak disangka bahwa hari itu menjadi hari terakhir Pierre bertugas sebagai ajudan.

Kepulangan untuk merayakan ulang tahun sang bunda dan rencana bahagia untuk menikahi kekasih hatinya, Rukmini, bulan Desember pun tak terlaksana.

Pierre terbilang akrab dan dekat dengan keluarga Jenderal Nasution, tidak terkecuali dengan putri bungsu sang jenderal, Ade Irma Suryani, yang juga turut menjadi korban dalam peristiwa penyerangan tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved