Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Sulut

Lelaki asal Siau Sitaro yang Lompat dari Kapal Saint Mary Belum Ditemukan, Pihak Keluarga Pasrah

Kamis (30/9/2021) seorang lelaki diduga Michael ditemukan oleh seorang nelayan di perairan Likupang, Minahasa Utara (Minut).

Penulis: Isvara Savitri | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Isvara Savitri
Riphand Yosias Sasuwuhe, ayah Michael Sasuwuhe. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Keberadaan lelaki asal Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara bernama Michael G Sasuwuhe (34) masih belum diketahui hingga kini, Kamis (30/9/2021).

Michael dikabarkan terjun dari KM Saint Mary rute Manado-Tahuna pada Minggu (19/9/2021) di sekitar.

Michael yang kabarnya memiliki gangguan jiwa dan penyakit epilepsi diduga kesal karena sang ayah, Riphand Yosias Sasuwuhe (66) tak memenuhi janjinya untuk ke Balikpapan, dan memilih melompat.

Badan SAR Nasional (Basarnas) Manado pun melakukan pencarian di sekitar Teluk Manado.

Namun, pada Kamis (30/9/2021) seorang lelaki diduga Michael ditemukan oleh seorang nelayan di perairan Likupang, Minahasa Utara (Minut).

Akhirnya Basarnas Sulut mengerahkan satu tim lagi yaitu anak buah kapal (ABK) KN Bima Sena untuk mencari bersama Badan Keamanan Laut (Bakamla) Zona Maritim Tengah (ZMTh) di perairan Likupang.

Kini, Riphand sendiri sudah pulang ke Siau sejak Sabtu (25/9/2021).

"Sabtu saya sudah pulang karena hari Minggu kami sudah membuat acara pemakaman di rumah," ujar Riphand ketika dihubungi tribunmanado.co.id.

Meski sudah membuat acara pemakaman, Riphand tetap berharap anaknya bisa ditemukan dalam kondisi apapun.

Kini Riphand ditemani oleh anaknya, yaitu adik dari Michael yang bertolak dari Balikpapan ke Siau.

"Dua adiknya sedang di Sulut, yang satu sudah mau pulang ke Balikpapan hari ini, yang satu masih di Siau tapi besok sudah mau pulang ke Balikpapan juga," tambah Riphand.

Menurut Riphand, kedua adik Michael sudah hampir dua minggu berada di Siau, menunggu kabar pencarian sang kakak.

"Kami sudah berusaha merelakan Michael jika memang tidak ketemu. Tapi hati juga tidak bisa dibohongi, kami ingin Michael tetap ditemukan."

"Sekarang semua kami pasrahkan ke Tuhan saja," tutur Riphand sambil menahan tangis.

Rencananya, Riphand akan kembali ke Manado pada Senin (4/10/2021) untuk bertemu pihak Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Manado dan mengurus asuransi.

"Saya berharap pihak Jasa Raharja memberikan asuransi," tutup Riphand.(*)

Pemkab Minahasa Tenggara Bantu Renovasi Sejumlah Rumah Korban Banjir

Polda Sulut Sambangi Desa untuk Vaksinasi Warga

5 FAKTA Okvini Rundengan Dihabisi oleh Kekasihnya, Korban Curhat Kangen Papa dan Mama Sebelum Tewas

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved