Kamis, 9 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Info Kesehatan

Mengantuk di Pagi Hari Gejala Diabetes? Simak Penjelasan Ahli Berikut Ini

Mengantuk di pagi hari sering dirasakan banyak orang. Simak penjelasan ahli berikut ini, apakah mengantuk di pagi hari adalah gejala diabetes?

Shutterstock/Tom Wang
ilustrasi mengantuk 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Mengantuk di pagi hari sering dirasakan banyak orang. 

Simak penjelasan ahli berikut ini, apakah mengantuk di pagi hari adalah gejala diabetes atau tidak. 

Dr. Suharko Soebardi, SpPD - KEMD, Internist layanan kesehatan JEC Eye Hospitals and Clinics memberi penjelasan tentang hal itu. 

Baca juga: BREAKING NEWS, Polres Minut Gelar Operasi di Hari Pengucapan, Puluhan Kendaraan Disuruh Balik

Baca juga: Laga Menegangkan, Enam Gol Tercipta, Hasil Brentford VS Liverpool Imbang

Baca juga: Olivia Nathania Anak Nia Daniaty Diduga Tipu 200 Orang, Raup Rp 9 Miliar Modus Lolos PNS

Tanda dan Gejala Diabetes Melitus (Tribun Jogja)

Menurut dia mengantuk dan lesu di pagi hari sering dianggap sebagai gejala diabetes.

Demikian pula jika seseorang merasa mengantuk setelah makan nasi.

"Lesu memang sering jadi gejala diabetes tapi tidak bisa langsung memastikannya, harus ada pemeriksaan terlebih dulu," jelas Dr. Suharko saat JEC Eye Talks Virtual, Selasa (27/04/2021).

Daripada kebiasaan ngantuk, ia menyoroti pola buang air kecil seseorang sebagai satu di antara indikator penting.

Menurutnya, kita boleh curiga akan potensi penyakit ini jika terlalu sering buang air kecil di malam hari.

Terlebih lagi jika sudah membiasakan diri untuk buang air sebelum tidur namun masih terpaksa bangun karena kebelet pipis.

Selain itu ia menjelaskan, ngantuk di pagi hari juga bisa disebabkan karena jumlah waktu tidur di malam hari sangatlah kurang, hal ini menyebabkan ngantuk di pagi harinya.

Tanda-tanda penyakit diabetes. Lengkap penyebabnya. (Tribun Manado/Handhika Dawangi)

Selanjutnya, ia menjelaskan perihal larangan makan nasi bagi penderita diabetes karena dianggap dapat meningkatkan kadar gula dalam darah.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved