Berita Sulut
Golkar Siapkan Pengganti Winsulangi Salindeho di DPRD Sulut, Proses Tunggu usai 40 Hari
Yoyo, sapaan akrab Lamaluta mengungkapkan, sesuai ketentuan, alm Winsulangi merupakan kader dengan perolehan suara terbanyak di Partai Golkar.
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Winsulangj Salindeho meninggal dunia menyebabkan kekosongan kursi wakil rakyat DPRD Sulut.
Partai Golkar pun sudah menyiapkan pengganti alm Winsulangi, lewat proses Pergantian Antar Waktu (PAW).
Tak langsung segera memprosesnya, Partai Golkar menunggu 40 hari lagi.
"Kita menunggu 40 hari, sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum, keluarga almarhum juga masih berduka, kita tidak buru-buru memproses PAW," ujar Juru Bicara Partai Golkar, Ferryando Lamaluta kepada tribunmanado.co.id, Jumat (3/9/2021).
Yoyo, sapaan akrab Lamaluta mengungkapkan, sesuai ketentuan, alm Winsulangi merupakan kader dengan perolehan suara terbanyak di Partai Golkar ketika Pemilu 2019.
Maka yang akan menggantikan Winsulangi, kader dengan perolehan suara terbanyak berikutnya.
"Jadi yang paling banyak suara kedua, kecuali yang bersangkutan tidak mau," ungkap dia.
Adapun, Partai Golkar mencatat calon pengganti alm Winsulangi yakni Politisi Perempuan bernama Meyke Lavarence.
Winsulangi Salindeho, Anggota DPRD Sulut tutup usia, Minggu (15/8/2021) dini hari.
Mantan Bupati Sangihe ini meninggal di RS Hermina Manado.
Winsulangi seorang politisi senior asal Nusa Utara.
Politisi Partai Golkar ini pernah menjabat Bupati Sangihe dari 2004 hingga 2011.
Ia sempat maju di Pilkada Kabupaten Sitaro namun belum berhasil memenangkan perhelatan itu.
Tahun 2019, Winsulangi maju sebagai Anggota DPRD Sulut dari Dapil III Nusa Utara (Sangihe, Talaud, Sitaro). Ia berhasil lolos ke Gedung Cengkih.
Sebelum duduk di Gedung Cengkih DPRD Sulut. Winsulangi sempat mengantarkan dua periode berurut istrinya Pdt Meiva Salindeho sebagai wakil Rakyat Gedung Cengkih.