Breaking News:

Webinar Series Ekspedisi

Patuhi Aturan Muatan, Pengusaha AMDK: Kadang Ada yang Mengambil Muatan Lain di Tengah Jalan

Stella Kewo misalnya, pengusaha air mineral dalam kemasan (AMDK) yang mengaku tidak terlalu terdampak pandemi Covid-19.

Penulis: Isvara Savitri | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Isvara Savitri
Webinar Series Ekspedisi "Eskalasi Perkembangan Industri Lokal: Distribusi & Regulasi Angkutan di Sulawesi Utara", Jumat (27/8/2021).  

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pandemi virus corona (Covid-19) rupanya tidak berdampak terhadap seluruh masyarakat.

Stella Kewo misalnya, pengusaha air mineral dalam kemasan (AMDK) yang mengaku tidak terlalu terdampak pandemi Covid-19.

Perusahaan tempat Stella memimpin setiap harinya mengerahkan 15 angkutan barang yang mendistribusikan produknya ke Provinsi Gorontalo.

Hal ini diceritakan Stella dalam Webinar Series Ekspedisi "Eskalasi Perkembangan Industri Lokal: Distribusi & Regulasi Angkutan di Sulawesi Utara", Jumat (27/8/2021). 

"Jadi kami mengambil produk dari pabrik di Airmadidi, Minahasa Utara menuju ke beberapa gudang kami di Manado, Minahasa Selatan, Minahasa, Tomohon, Mitra, dan Gorontalo," jelasnya.

Armada yang dimiliki perusahaan Stella sendiri kurang lebih ada 53 unit dan ia juga bermitra kepada perusahaan lain dengan 45 unit truk.

Selain itu Stella juga memiliki sekitar 200 orang karyawan.

"Jujur kami tidak terlalu terdampak pandemi Covid-19 dan PPKM. Hanya saja kegiatan kami terganggu ketika ada karyawan yang sakit atau harus isoman," tambah Stella.

Di sisi lain sebagai seorang pengusaha, Stella juga terus berusaha mematuhi aturan dari pemerintah terutama terkait pelanggaran over dimension and overload (ODOL).

"Ketika keluar dari dealer, kami selalu minta bahwa kendaraan harus sesuai standar, tidak lebih dan juga tidak kurang," tegas Stella.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved