Breaking News:

Bantuan Subsidi Upah

Termasuk Gaji Rp 3,5 Juta, Berikut Syarat Penerima Bantuan Subsidi Upah

Ada lima persyaratan untuk mendapatkan BSU ini, di antaranya peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan.

Editor: Rizali Posumah
_Humas Kemnaker
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI, Ida Fauziyah mengatakan hingga saat ini, diestimasi sebanyak 8,7 juta orang pekerja/buruh menjadi calon penerima bantuan subsidi gaji/upah. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, ManadoKabar baik buat Anda, di masa pandemi ini bantuan subsidi upah/gaji (BSU) akan kembali diberikan. 

Ada lima persyaratan untuk mendapatkan BSU ini, di antaranya peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan sampai dengan bulan Juni 2021.

Kemudian peserta mempunyai gaji/upah paling banyak sebesar Rp 3,5 juta per-bulan. 

Sebagaimana yang telah diberitakan, Kemnaker telah menerbitkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 16 Tahun 2021 tentang perubahan atas Permenaker Nomor 14 Tahun 2020 tentang pedoman pemberian bantuan pemerintah berupa subsidi gaji/upah bagi pekerja/buruh dalam penanganan dampak Covid-19 pada 28 Juli 2021.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, berdasarkan kriteria dalam Permenaker tersebut, Kemnaker bersama BPJS Ketenagakerjaan telah melakukan exercise.

Hingga saat ini, diestimasi sebanyak 8,7 juta orang pekerja/buruh menjadi calon penerima bantuan subsidi gaji/upah.

Ida menyatakan, besaran subsidi gaji atau upah tahun 2021 sedikit berbeda dengan BSU tahun 2020 yang lalu.

Besaran subsidi gaji atau upah tahun ini sebesar Rp 500.000 per bulan selama dua bulan, yang akan diberikan sekaligus sebesar Rp 1 juta kepada pekerja atau buruh yang memenuhi persyaratan.

“Jumlah data yang diberikan (BPJS Ketenagakerjaan) hari ini, kita memulai dari 1 juta calon penerima BSU dari estimasinya 8,7 juta pekerja akan menerima BSU. Jadi tentu data ini sangat dinamis melihat sesuai dengan ketentuan Permenaker tersebut,” ujar Ida dalam konferensi pers virtual, Jumat (30/7).

Ida menerangkan, data 1 juta calon penerima BSU dari BPJS Ketenagakerjaan, selanjutnya akan dicek, di-screening oleh Kemnaker untuk memastikan kesesuaian format data dan menghindari duplikasi data.

Halaman
123
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved