Senin, 11 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Nasional

Nasib Dua Oknum TNI AU yang Aniaya Warga, Kepala Digunduli, Pakai Baju Tanahan Polisi Militer

Serda D dan Prada V, di sebut sebagai dua oknum Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) yang menganiaya warga Merauke, Papua, telah ditahan

Tayang:
Editor: Alpen Martinus
Dok. Humas Lanud Yohanes Abraham Dimara Merauke via YouTube Tribunnews.com
Serda D dan Prada V yang melakukan penganiayaan terhadap warga Merauke, Steven, pada Senin (26/7/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID-Lanud Yohanes Abraham Dimara melakukan proses terhadap dua anggotanya yang terlibat dalam dugaan penganiayaan terhadap seorang warga Merauke.

Kini kedua oknum tersebut sudah diamankan dan menjadi tahanan POM.

Mereka terkena tindakan disiplin.

Baca juga: NASIB Dua Oknum TNI AU yang Injak Kepala Seorang Warga di Merauke, Kini Ditetapkan Sebagai Tersangka

Oknum <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/tni-au' title='TNI AU'>TNI AU</a> injak kepala warga di Papua (Twitter)
Oknum TNI AU injak kepala warga di Papua (Twitter)

Serda D dan Prada V, di sebut sebagai dua oknum Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) yang menganiaya warga Merauke, Papua, kini telah ditahan.

keduanya diketahui telah menganiaya seorang warga bernama Steven di Jalan Raya Mandala-Muli, Merauke pada Senin (26/7/2021).

Aksi anggota Lanud Yohanes Abraham Dimara Merauke ini terekam kamera dan viral di media sosial.

Akibat perbuatannya, Serda D dan Prada V kini telah ditahan dan tengah diproses sesuai ketentuan hukum.

Baca juga: Panglima TNI Murka Tahu Korban Kekerasan TNI AU di Papua Penyandang Disabilitas: Kenapa Tak Peka

Serda D dan Prada V yang melakukan penganiayaan terhadap warga Merauke, Steven, pada Senin (26/7/2021).
Serda D dan Prada V yang melakukan penganiayaan terhadap warga Merauke, Steven, pada Senin (26/7/2021). (Tangkapan layar)

"Saat ini kedua anggota tersebut telah diambil tindakan disiplin dan akan diproses sesuai dengan ketentuan dan hukum yang berlaku," terang Komandan Lanud Yohanes Abraham Dimara Merauke, Kolonel Pnb Herdy Arief Budiyanto, dalam konferensi pers, Selasa (27/7/2021), dikutip dari Tribun-Papua.com.

Pascadiamankan dan ditahan, penampilan Serda D dan Prada V sangat berbeda.

Keduanya terlihat mengenakan baju tahanan dan masker hitam.

Penampilan mereka terlihat berbeda setelah kepalanya diplontos.

Baca juga: Panglima TNI Copot Danlanud dan Komandan Satuan POM, Imbas Kekerasan Oknum TNI AU Kepada Warga

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengecam tindak kekerasan yang dilakukan oleh dua anggota Polisi Militer TNI Angkatan Udara (Pomau) terhadap seorang penyandang disabilitas di Merauke, Papua.
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengecam tindak kekerasan yang dilakukan oleh dua anggota Polisi Militer TNI Angkatan Udara (Pomau) terhadap seorang penyandang disabilitas di Merauke, Papua. (Istimewa/Antara/Dok Humas Lanud Yohanes Abraham Dimara Merauke)

Lebih lanjut, Herdy meminta maaf atas perbuatan yang dilakukan anggotanya terhadap korban.

Tak hanya itu, Herdy juga mengatakan pihaknya akan menanggung seluruh pengobatan jika korban terluka.

"Saat itu ada satu kejadian di mana saudara Steven diamankan oleh dua anggota POM Lanud Yohanes Abraham Dimara yang dalam pelaksanaannya kami sangat menyesal anggota berbuat berlebihan."

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved