Kamis, 9 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Prakiraan Cuaca

Cuaca Kamis 22 Juli 2021, Hujan Lebat dan Angin Kencang Akan Terjadi di Daerah Ini, Info BMKG

Info BMKG untuk cuaca hari ini Kamis 22 Juli 2021. Cuaca ekstrem akan terjadi di sejumlah daerah di Indonesia. Hujan lebat dan angin kencang. 

Tribun Manado/Handhika Dawangi
Prakiraan cuaca hari ini Kamis 22 Juli 2021. Foto ilustrasi hujan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Info BMKG untuk cuaca hari ini Kamis 22 Juli 2021

Cuaca ekstrem akan terjadi di sejumlah daerah di Indonesia. 

Hujan lebat dan angin kencang. 

Baca juga: Merasa Sulit Tidur? Bacalah Doa dan Surah Pendek Al Quran Ini

Baca juga: Pendaftar CPNS Membludak di Sulut, Pengamat Pemerintahan: Aktifkan Lagi Program Pra Kerja

Baca juga: Bupati Talaud: Ketemu Pimpinan Daerah Harus Ada Bukti Repit Antigen dan Surat Vaksinasi

Ilustrasi Cuaca Ekstrem

Ilustrasi Cuaca Ekstrem (Tribunmanado/Indra Sudrajat)

Berikut daftar daerah-daerah yang berpotensi alami cuaca ekstrem hari ini Kamis (22/7/2021). 

Simak selengkapnya info dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

BMKG menyampaikan informasi tentang peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia untuk besok, Kamis 22 Juli 2021.

Pada Kamis (22/7/2021), beberapa daerah mendapatkan peringatan dini cuaca ekstrem.

Melalui laman resminya, BMKG memprediksi 14 wilayah berpotensi hujan lebat dan disertai kilat atau petir serta angin kencang.

Hari ini akan terjadi daerah sirkulasi siklonik di perairan barat Bengkulu

Sirkulasi siklonik di perairan barat Bengkulu akan membentuk daerah pertemuan angin atau konfluen yang memanjang dari Sumatera Selatan hingga perairan utara Bangka Belitung.

Selain itu juga akan terjadi daerah pertemuan atau perlambatan kecepatan angin atau konvergensi.

Konvergensi terpantau memanjang di perairan barat Aceh hingga Aceh.

Di Sulawesi Tenggara bagian selatan hingga Sulawesi Tengah, dan dari Papua bagian timur hingga perairan utara Papua Barat juga terjadi konvergensi yang memanjang.

Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved