Breaking News:

Penanganan Covid

Siswa di Kotamobagu Masih Belajar Daring, Disdik Berharap Pandemi Segera Berakhir

Jika sampai tanggal 18 Juli 2021 belum ada perubahan dari Wali Kota, kita akan tetap melakukan pembelajaran daring.

Penulis: Nielton Durado | Editor: maximus conterius
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Foto ilustrasi dua siswa SD mengikuti pembelajaran secara daring. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Dinas Pendidikan Kota Kotamobagu kembali memberlakukan sistem belajar dalam jaringan (daring) pada seluruh sekolah.

Hal itu menindaklanjuti Surat Edaran Wali Kota Kotamobagu Nomor 128/W-KK/VII/2021 tentang Antisipasi Peningkatan Kasus Covid-19 di Kota Kotamobagu tahun 2021.

Sekretaris Disdik Rastono Sumardi, Selasa (13/7/2021), mengatakan, pelaksanaan pembelajaran tatap muka disesuaikan dengan perkembangan kondisi zona di Kotamobagu.

“Jika sampai tanggal 18 Juli 2021 belum ada perubahan dari Wali Kota, kita akan tetap melakukan pembelajaran daring,” ujarnya.

Ia berharap, sembari berharap pandemi Covid-19 berakhir, semua sekolah mematuhi aturan yang ada, demi kepentingan anak-anak didik.

Pemerintah Kota Kotamobagu belum memberikan izin pelaksanaan pembelajaran tatap muka setelah keluarnya Surat Edaran Gubernur Sulawesi Utara Nomor: 440/21.4150/Sekr-Dinkes, tentang Antisipasi Peningkatan Kasus Covid-19 di Provinsi Sulut.

Pada poin keempat surat edaran gubernur ditegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (sekolah, perguruan tinggi, akademi, tempat pendidikan dan pelatihan) dilakukan secara daring.

Kegiatan belajar tatap muka belum bisa dilaksanakan karena Sulut kembali masuk zona oranye pandemi Covid-19.

"Jadi pelaksanaan belajar mengajar masih dilakukan secara daring,” ujar Kepala Disdik Kotamobagu, Rukmi Simbala, Kamis (8/7/2021) lalu.

Rukmi juga berharap seluruh orang tua siswa mendukung pelaksanaan vaksinasi terhadap anak sekolah yang telah berusia 12-17 tahun yang saat ini sedang dilaksanakan.

"Ini harus didukung agar anak-anak kita terlindungi dari pandemi Covid-19," kata dia.

Adapun surat edaran gubernur berlaku sejak 5 Juli hingga 18 Juli 2021 dengan memperhatikan perkembangan epidemiologi Covid-19. (*)

Baca juga: Kisah Rani, Tunawicara yang Ikut Vaksinasi Covid 19 di Monumen Trikora Bitung

Baca juga: Pembobol Bank Mandiri Rp 120 Miliar Ditangkap Kejagung Usai Isolasi Covid-19 di RS

Baca juga: Karantina Pertanian Manado - BKSDA Sulut Translokasi 107 Satwa Endemik Papua 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved