Penanganan Covid
13 Juli 2021 Bertambah 246 Kasus Covid-19 di Sulut, Manado Masih Terbanyak Disusul Minut dan Tomohon
Sulut termasuk satu di antara empat provinsi dengan pertambahan kasus aktif lebih dari 200 persen di hari pertama Juli.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: maximus conterius
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pertambahan kasus Covid-19 di Sulawesi Utara masih signifikan.
Selasa 13 Juli 2021, bertambah 246 kasus positif baru di Sulut.
Kota Manado masih mencatatkan kasus terbanyak, yakni 101 kasus baru.
Pertambahan kasus baru juga signifikan di sejumlah kabupaten kota.
Kabupaten Minahasa Utara bertambah 37 kasus, Kota Tomohon 24 kasus, Kabupaten Minahasa 21 kasus.
Kemudian Kabupaten Kepulauan Sangihe 20 kasus, dan Kota Bitung 19 kasus.
Selanjutnya, Kabupaten Minahasa Selatan, Kota Kotamobagu, Kabupaten Kepuluan Sitaro dan Kepulauan Talaud masing-masing 4 kasus.
Kemudian, Kabupaten Bolaang Mongondow dan luar wilayah masing-masing 3 kasus.
Terakhir, Kabupaten Minahasa Tenggara dan Bolaang Mongondow Utara masing-masing 1 kasus.
Dengan pertambahan 246 kasus baru, total akumulasi pasien Covid-19 di Sulut mencapai 18.090 orang.
Adapun kasus aktif di Sulut 1.873 orang atau sebesar 10,36 persen.
Sementara, jumlah pasien Covid-19 yang sembuh bertambah 17 orang.
Total pasien sembuh sampai 13 Juli 2021 sebanyak 15.638 orang. Adapun angka kesembuhan pasien Covid-19 di Sulut 86,44 persen.
Sedangkan pasien Covid-19 yang meninggal bertambah dua orang.
Total pasien Covid-19 yang meninggal di Sulut 1.873 orang dengan angka kematian 3,2 persen.
Melihat pertambahan kasus yang signifikan, Satgas Covid-19 Sulut tetap mengingatkan agar masyarakat memperketat kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan.
"Sebaiknya masyarakat berada di rumah. Kalaupun terpaksa keluar pastikan memakai masker dua lapis, yakni masker medis dan masker lainnya," ujar Jubir Satgas Covid-19 Sulut Steaven Dandel.
Masyarakat diminta menghindari pertemuan di dalam ruangan yang memiliki sirkulasi udara kurang baik.
"Hindari pertemuan dan acara-acara serta makan bersama yang berpotensi terjadi penularan," katanya.
Karena itu, Satgas Covid-19 Sulut telah merekomendasikan adanya pengetatan PPKM mikro yang sudah berlangsung sejak 6 Juli lalu.
Diketahui, Sulut termasuk satu di antara empat provinsi dengan pertambahan kasus aktif lebih dari 200 persen di hari pertama Juli.
Selain Sulut, terdapat Maluku, Malut dan Nusa Tenggara Timur. (*)
Baca juga: Presiden Turki Erdogan Bahas Kerja Sama Via Telepon dengan Israel, Padahal Sering Bersitegang
Baca juga: Inter, Juventus, AC Milan Bersaing Gaet Pemain yang Sukses di EURO 2020
Baca juga: Sosok Agista Ariany Bombay, Istri Gubernur Sultra Ini Dikenal sebagai Desainer