Kabar Israel

Presiden Turki Erdogan Bahas Kerja Sama Via Telepon dengan Israel, Padahal Sering Bersitegang

Recep Tayyip Erdogan melakukan diskusi langka dengan Presiden Israel, Isaac Herzog pada Senin (12/7/2021).

Editor: Rhendi Umar
(Adem ALTAN / AFP)
FOTO: Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berbicara selama konferensi pers setelah Pertemuan Kabinet di Kompleks Presiden di Ankara pada 29 Juni 2020. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Recep Tayyip Erdogan melakukan diskusi langka dengan Presiden Israel, Isaac Herzog pada Senin (12/7/2021).

Pembicaraan via telepon antara kedua pemimpin negara ini terjadi setelah Erdogan mengadakan pembicaraan dengan Presiden Otoritas Palestina, Mahmoud Abbas pada Sabtu (10/7/2021).

Menurut Kepresidenan Turki, Erdogan mengatakan kepada Abbas bahwa negaranya tidak akan diam terhadap penindasan Israel di Palestina.

Dilansir Al Jazeera, Israel dan Turki pernah menjadi mitra dekat namun hubungan keduanya memburuk dalam 10 tahun terakhir. 

Turki kerap mengritik dan menentang kebijakan Israel terhadap Palestina.

Namun selama berdiskusi dengan Presiden Herzog, Erdogan menekankan pentingnya hubungan Turki-Israel untuk stabilitas Timur Tengah, jelas Kepresidenan Turki.

Kepresidenan Turki mengatakan ada potensi kuat kerja sama antara kedua negara di bidang energi, pariwisata, dan teknologi.

Sementara itu, menurut pernyataan dari Kepresidenan Israel, kedua presiden mengatakan bahwa akan ada dialog lebih lanjut terlepas dari perbedaan pendapat.

Utamanya diskusi itu untuk menemukan solusi konflik antara Israel dan Palestina.

Presiden Herzog mulai menjabat pekan lalu setelah terpilih dalam pemilihan di Knesset, Parlemen Israel.

Pada Sabtu, dia berbicara dengan Raja Yordania, Abdullah II setelah Israel dan Yordania sepakat memulai negosiasi untuk penjualan air ke kerajaan Hashemite.

Pasang Surut Hubungan Turki-Israel

Akhir tahun lalu, Erdogan mengaku ingin memperbaiki hubungan antara Turki dan Israel.

Sebab, selama bertahun-tahun, kedua negara bersitegang akibat ketidaksepakatan pendudukan Israel di Tepi Barat dan kekerasan terhadap Palestina.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved