Breaking News:

PLN

Potensi Besar FABA untuk Membangun Indonesia, PLN Resmikan FABA Information Centre

PLN melalui anak usaha, Indonesia Power meresmikan Indonesia Power Fly Ash And Bottom Ash (FABA) Information Centre

Editor: David_Kusuma
istimewa
PLN Resmikan FABA Information Centre 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - PLN melalui anak usaha, Indonesia Power meresmikan Indonesia Power Fly Ash And Bottom Ash (FABA) Information Centre. Hal ini merupakan wujud komitmen PLN dalam pemanfaatan FABA secara masif serta mendorong penghasil FABA lain untuk ikut memproduksi turunan FABA sebagai upaya 3R (Reduce, Reuse dan Recycle) FABA.

Acara yang diselenggarakan secara hybrid ini dihadiri secara langsung oleh Dewan Pertimbangan
Presiden Republik Indonesia, Muhammad Mardiono, Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan Ditjen Gatrik Kementerian ESDM, Wanhar.

Asisten Deputi Pengembangan Industri Deputi V Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Atong Soekirman, Direktur Manajemen Sumber Daya Manusia PLN, Syofvi Felienty Roekman, dan Direktur Utama Indonesia Power, Ahsin Sidqi.

Hadir juga secara daring perwakilan dari Asosiasi Lingkungan Ketenagalistrikan Indonesia Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia serta akademisi dari Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Sepuluh November.

Baca juga: Elly Lasut - Moktar Paraga Kunjungi Kementerian Investasi, Presentasikan KEK Manee  

“Bapak Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo sangat konsen dan selalu mendengar masukan atau gagasan untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, terutama yang terpenting saat ini adalah  mempercepat recovery ekonomi.

Dalam kegiatan hari ini saya hadir untuk memastikan keberlangsungan perekonomian untuk kepentingan masyarakat yang dijalankan oleh PLN,” tutur Mardiono.

“Inisiatif PLN untuk menjaga keberlanjutan lingkungan alam serta mewujudkan lokasi kerja ynag bersih dan sehat dengan melakukan pengelolaan limbah operasi patut mendapatkan apresiasi dan tentu hal ini akan mendapatkan perhatian khusus,” tambah Mardiono.

Untuk diketahui, sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 22 Tahun 2021 yang menyatakan
bahwa FABA dihapuskan dari kategori limbah B3.

Sehingga, saat ini Faba dapat dikembangkan menjadi sesuatu yang bermanfaat bahkan memiliki nilai ekonomi tinggi, seperti bahan untuk pembuatan Paving Block, Batako, Conblock dan sejenisnya.

“Dengan keluarnya PP nomor 22 tahun 2021 terkait FABA dimana FABA menjadi limbah non B3
terdaftar, sehingga saat ini saatnya untuk membuktikan pemanfaatan FABA itu sendiri.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved