Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

PLN

PLN Dorong Perekonomian Masyarakat Morowali Utara Melalui Program Desa Berdaya Beteleme

Bantuan yang diberikan dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini merupakan 3 unit gerobak listrik.

Dokumentasi PLN
BANTUAN - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi konsisten memegang teguh komitmennya dalam mendongkrak perekonomian di tiap sudut desa. Realisasi program pengembangan Desa Berdaya dengan mengoptimalkan daya saing UMKM, dan objek wisata permandian air panas di Beteleme, Kecamatan Lembo, Kabupaten Morowali Utara, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). 

MOROWALI UTARA - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi konsisten memegang teguh komitmennya dalam mendongkrak perekonomian di tiap sudut desa dengan bantuan dan inovasi baru yang bernilai bagi masyarakat. 

Salah satunya adalah realisasi program pengembangan Desa Berdaya dengan mengoptimalkan daya saing UMKM, dan objek wisata permandian air panas di Beteleme, Kecamatan Lembo, Kabupaten Morowali Utara, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Bantuan yang diberikan dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini merupakan 3 unit gerobak listrik termasuk perlengkapan, bahan baku, diiringi dengan pelatihan peningkatan produktivitas berbasis teknologi, pengembangan inovasi, pelaporan serta manajemen keuangan, hingga pemasaran dan branding untuk memperluas jangkauan pasar.

General Manager PLN UIP Sulawesi, Wisnu Kuntjoro Adi, menjelaskan bahwa program ini diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan baru bagi UMKM Desa Beteleme melalui upaya menciptakan objek wisata yang menarik bagi wisatawan, memajukan UMKM desa, serta menjadi sumber pendapatan baru baik bagi masyarakat dan pemerintah daerah. 

“Kami berharap bantuan ini dapat mendorong Desa Beteleme menjadi destinasi wisata unggulan di Morowali Utara, sekaligus menguatkan UMKM lokal agar mampu mandiri dan berkembang,” jelasnya dalam rilis yang diterima Tribun Manado, Jumat (29/8/2025). 

Pada kesempatan yang sama, Wisnu juga menyatakan bahwa selain upaya yang optimal, hasil yang memuaskan juga diraih dari program ini yang dapat dilihat secara objektif berdasarkan hasil pengukuran dampaknya. 

“Program Pengembangan Lingkungan Desa Berdaya Beteleme tahun 2024 mencatat Social Return on Investment (SROI) sebesar 1,13, dan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) mencapai 3,89 yang masuk dalam pengkategorian A atau sangat baik, nilai ini mencerminkan tingginya kepuasan warga Desa Beteleme terhadap manfaat yang dirasakan. Semoga program berkelanjutan ini kembali menuai manfaat yang lebih baik dan lebih besar lagi.” lanjut Wisnu.

Ketua Bumdes Bintang Timur, Norchin Y. Supari menyampaikan apresiasinya terhadap dedikasi PLN yang terus berupaya memajukan perekonomian di Desa Beteleme sejak tahun 2024.

“Semenjak program bantuan ini dijalankan tahun lalu sampai saat ini, ada banyak sekali dampak nyata yang dapat kami rasakan. Jika tahun lalu kami berfokus pada konservasi dan perbaikan lingkungan bantaran sungai beteleme, kini desa dapat melangkah lebih jauh dengan mengembangkan wisata air panas yang berpotensi menjadi ikon Beteleme. Selain itu kami juga ucapkan terima kasih atas pengadaan gerobak listrik yang sangat bermanfaat bagi pelaku UMKM.” tuturnya.

Dengan sinergi antara PLN, Pemerintah Desa, dan masyarakat, Desa Berdaya Beteleme diharapkan mampu menjadi contoh sukses pengembangan potensi lokal yang berkelanjutan sekaligus membawa perubahan positif bagi perekonomian di Morowali Utara. (advertorial)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado, Thread Tribun Manado, Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved