Berita Bitung
Ini Rencana Geraldi Mantiri untuk POSSI Kota Bitung
Geraldi Mantiri Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bitung, bakal meneruskan tongkat estafet kepengurusan POSSI Kota Bitung
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Geraldi Mantiri Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bitung, bakal meneruskan tongkat estafet kepengurusan Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kota Bitung periode 2021 - 2025.
Geraldi Mantiri terpilih secara aklamasi sebagai Ketua POSSI Kota Bitung, dalam Musyawarah Cabang (Muscab) POSSI Kota Bitung tahun 2021, di ruang rapat lantai IV Kantor Walikota Bitung, Senin (14/6/2021).
Ketua POSSI dua periode sebelumnya, Ny Khouni Lomban Rawung yang juga menjadi peserta Muscab mengusulkan lebih dulu nama Geraldi Mantiri sebagai penerusnya memimpin POSSI Kota Bitung.
Pemandangan menarik juga tersaji usai pelaksanaan Muscab. Dimana saling jabat tangan dan foto-foto, nampak dilakukan oleh Geraldi Mantiri dan Khouni Lomban Rawung.
Baca juga: Hasil Survei SMRC, Nasdem Terancam Tak Lolos ke Senayan, Ini Respons Kader di Sulut
"Jadi, kami melihat pak Geraldi sosok yang mau kerja dalam organisasi POSSI. Sehingga tepat untuk menggantikan kami yang sudah dua periode sebagai ketua POSSI dan sekarang sudah masuk di pengurus POSSI Provinsi Sulut.
Untuk membawa POSSI Bitung lebih baik lagi," kata Khouni Lomban Rawung disela-sela pelaksanaan Muscab di mulai.
Khouni Rawung istri tercinta dari Maximiliaan Jonas Lomban Wali kota Bitung periode 2016 - 2021 berpasangan dengan Wakil Wali Kota Bitung Maurits Mantiri, yang kini menjadi walikota berpasangan dengan Henky Honandar.
Saat menyampaikan laporan pengurus POSSI periode sebelumnya, merasa terharu dengan kehadiran dari para founding father olahraga menyelam seperti pak Ontong, sekretaris POSSI Sulut Nelson Uda dan lainnya.
Khouni ingat betul keberadaan para founding father itu, membuatnya tidak takut ketika pertama kali melakukan penyelaman disekitar tahun 2007.
Sehingga Khouni menyampaikan apresiasi kepada mereka.
Saat membawakan laporan, Khouni juga menyapa rekan sejawatnya di pengurus POSSI Provinsi Sulut, pemilik resort yang konsen dengan dunia menyelam di Kota Bitung, Provinsi Sulut hingga Nasional dan para coach lainnya.
Ada juga mitra POSSI Dinas Pariwisata, Dinas Kelautan kota Bitung, camat Matuari Sefferson Sumampouw dan anggota DPRD yang juga masuk pengurus POSSI.
"Kami sudah dua periode ketua POSSI sehingga berikan kesempatan seluas-seluasnya kepada generasi selanjutnya. Sehingga tidak mecalonkan lagi, terima kasih bisa bekerja bersama selama dua periode kami ketua POSSI Kota Bitung," jelas ibu tercinta dari Nick Lomban Anggota DPRD Sulut dan Glen Lomban Anggota DPRD Bitung.
Baca juga: Ini Penjelasan BNNP Sulut Terkait Penangkapan 10 Pekerja di Bolmong
Sementara itu Ketua POSSI Kota Bitung terpilih, Geraldi Mantiri menyampaikan ucapan terima kasih kepada peserta Muscab yang diikuti komunitas menyelam dan klub selam hingga pengurus POSSI sebelumnya.
Menurut Geraldi POSSI atau olahraga menyelam, merupkan olahraga yang istimewa karena selain menyelam dan renang juga bisa dijadikan untuk membantu sektor lainnya seperti mengembangkan pariwisata.
"Poin tujuan kepengurusan POSSI yang baru nanti adalah pengembangan dan peningkatan SDM menyelam dan renang. Dalam pengembangan SDM berupa pelatihan akan bekerjasama dengan pemerintah dan swadaya untuk menopang cabang olahraga POSSI sendiri dan sektor lainnya seperti pariwisata," jelas Geraldi Mantiri.
Lanjutnya, memohon dukungan dari komunitas menyelam dan freedive untuk bersama bergotong royong membawa POSSI Kota Bitung lebih baik lagi kedepan dengan capaian prestasi.
Terkait dengan program-program dari pengurus POSSI sebelumnya, seperti yang disampaikan mantan ketua POSSI sebelumnya Khouni Lomban Rawung, Geraldi memandang agak sulit namun untuk menlakukan itu butuh gotong royong dan kerjasama dari semua pihak.
Apalagi di tengah Pandemi Covid-19, keberadaan POSSI kota Bitung bersama komunitas dan klub menyelam bisa ambil bagian mengembangkan dunia pariwisata khususnya bawah laut.
Sambil tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, karena pandemi ini masalah global yang tidak tahu kapan akan berakhir.
"Kami akan berkolaborasi, program yang baik dari pengurus POSSI sebelumnya akan kami teruskan," tandasnya.
Masri Kere Sekretaris KONI Kota Bitung, mengapresiasi POSSI Bitung di bawah pimpinan ketua Khouni Lomban Rawung.
"POSSI merupakan cabor dan aset besar untuk perkembangan cabor di Bitung lainnya," kata Masri Kere.
Lanjut Masri Kereh, keberhasilan yang sudah ada kiranya perlu ditingkatkan seperti prestasi yang sempat d raih.
Hingga bantu mempromosikan kegiatan pariwsata dan pemerintahan, terus bersinergi dengan pemerintah dan Kota Bitung.
Apa yang sudah diraih agar dipertahankan terus dan ditingkatkan oleh kepengurusan yang baru.
"Catatan di Koni banyak inventaris dan infrastruktur hingga hibah di pengurus POSSI periode lalu, agar diperhatikan untuk berlanjut ke pengurusan selanjutnya untuk keberhasilan POSSI kedepan," tandasnya.(crz)
Baca juga: Bunda Rita Tangkudung Jelaskan Tentang PUP dan Stunting kepada Duta Genre Bitung
Tentang Bitung
Kota Bitung adalah salah satu kota di provinsi Sulawesi Utara.
Jarak dari Manado ke Manado Ibukota Provinsi Sulut yakni 42,4 kilometer lewat Jalan Tol Manado - Bitung, atau sekitar 50 menit ditempuh dengan kendaraan roda empat.
Kota ini memiliki perkembangan yang cepat karena terdapat pelabuhan laut yang mendorong percepatan pembangunan.
Wilayah Kota Bitung terdiri dari wilayah daratan yang berada di kaki gunung Dua Saudara dan sebuah pulau yang bernama Lembeh.
Kota Bitung terdiri dari 8 kecamatan dan 69 kelurahan, dengan luas wilayah 302,89 km² dan sebaran penduduk 730 jiwa/km²
Saat ini Kota Bitung dipimpin Wali Kota Maurits Mantiri dan Wakil Wali Kota Hengky Honandar.
Baca juga: Kecelakaan Maut Tadi Pagi Pukul 10.45 WIB, Penjual Pentol Tewas Tergencet, Truk Oleng Tabrak Korban
YOUTUBE TRIBUN MANADO:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/possi-bitung-10.jpg)