BNNP Sulut

Ini Penjelasan BNNP Terkait Penangkapan 10 Pekerja di Sulut

Badan Narkotila Nasional Provinsi Sulawesi Utara bersama Kantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi Bagian Utara ungkap penangkapan 10 pekerja di Bolmong

Penulis: Andreas Ruauw | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Andreas Ruaw
Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Utara bersama Kantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi Bagian Utara ungkap penangkapan 10 pekerja di Sulut 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Utara bersama Kantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi Bagian Utara ungkap penangkapan 10 pekerja proyek di Bolmong dalam Konferensi Pers di Kantor BNNP Sulut, Senin (14/6/2021)

Kepala BNN Sulut Brigjen Pol Jefri Lasut menyampaikan ke 10 karyawan tersebut diduga telah mengkonsumsi tembakau jenis Gorila.

Kepala BNNP menjelaskan ada 14 orang penangkapan itu, namun empat antaranya tidak turut mengkonsumsi narkotika jenis psikotropika tersebut.

“Hanya 10 orang yang pakai narkotika, sedangkan empat lainnya tidak ikutan memakai. Mereka hanya sekedar ngumpul saja,” katanya.

Baca juga: Polisi Amankan Pelaku Pengrusakan Mobil di Dekat Rudis Gubernur

Jefri mengaku saat ini pihaknya sedang melakukan pengembangan darimana asalnya barang haram tersebut.

“Proses pengembangan tetap kita lakukan, jadi tunggu saja,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bolmong AKP Yuli Setiawan juga membenarkan penangkapan tersebut.

Tidak Mentolerir

Sebelumnya melalui rilisnya, PP (Persero) menegaskan, tidak mentolerir bahkan akan bertindak tegas terhadap oknum pekerja yang terbukti bersalah dalam penyalahgunaan narkotika.

Corporate Secretary Perseroan Yuyus Juarsa mengatakan, kejadian yang menyeret pekerja proyek tersebut.

Hasil test urine yang dilakukan dalam pemeriksaan narkoba kepada pekerja proyek tersebut telah keluar dan dinyatakan negative, sehingga BNN mengindikasikan bahwa pemakaian narkotika tersebut yang pertama dilakukan oleh pekerja proyek.

Sejauh ini, Manajemen Perseroan telah bekerjasama dengan pihak berwenang untuk diproses sesuai ketentuan peraturan perundangan-undangan yang berlaku di wilayah RI serta Peraturan Perusahaan.

Perseroan akan memperketat pengawasan dan pembinaan terhadap seluruh pegawai agar hal tersebut tidak terjadi di kemudian hari.

Manajemen Perseroan melalui Tim Proyek akan bekerjasama dengan BNN Provinsi Sulawesi Utara agar rutin melaksanakan test drug kepada seluruh pegawai yang bekerja di lokasi proyek.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved