Breaking News:

Berita Bitung

Kasat Lantas Bitung AKP Awaludin Puhi Sebut Peran Orangtua dalam Mengatasi Ugal-ugalan di Jalan

Sejumlah pertanyaan, saran masukkan dan tanggapan kepada narasumber dilontarkan peserta Penyuluhan Hukum Polres Bitung dan Kodim 1310 Bitung

Tribun manado / Christian Wayongkere
pelaksanaan Penyuluhan Hukum Polres Bitung dan Kodim 1310 Bitung pada Guru Lembina Osis dan Ketua Osis SMP, SMA/SMK se Kota Bitung. Dengan sasaran tentang Keselamatan Berlalulintas dan Kenakalan remaja/anak muda. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Sejumlah pertanyaan, saran masukkan dan tanggapan kepada narasumber dilontarkan peserta Penyuluhan Hukum Polres Bitung dan Kodim 1310 Bitung pada Guru Pembina OSIS dan Ketua OSIS SMP, SMA/SMK se Kota Bitung.

Dengan sasaran tentang Keselamatan berlalu lintas dan Kenakalan remaja/anak muda, menindak lanjuti surat edaran pemerintah kota Bitung nomor 008/376/SEK tentang Kepeloporan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bitung Dalam Pembangunan Karakter Anak dan Antisipasi Aktifitas Berbahaya anak usia sekolah.

Seperti yang dilontarkan Nugerah siswa dari SMAN 1 Bitung bertanya, bagaimana sikapi faktor penyebab anak-anak ke sekolah bawa kendaraan untuk penghematan.

Akibat perekonomian keluarga terdampak pandemi Covid-19.

Baca juga: Siswa di Bitung Layangkan Pertanyaan dan Tanggapan, Terkait Masalah Hukum dan Disiplin Lalu Lintas

"Untuk penghematan biaya orang tua, memberikan motor untuk anaknya ke sekolah. Agar meminimalisir biaya transport," kata Nugerah, di lokasi penyuluhan ruang SH Sarundajang Kantor Wali kota Bitung, Selasa (8/6/2021).

Nugerah juga menyampaikan terkait dengan program Bitung Kota Digital, pihaknya belum pernah dapat dan belum menerima sosialidasi tentang pembuatan SIM online.

Lewat program Bitung Kota Digital dapat wadahi para siswa yang usianya sudah layak sesuai aturan untuk mengurus dan mendapat SIM.

Selain itu masalah siswa tidak mau urus SIM karena alasan klasik lama antri dan harus urus ini dan itu.

Rio siswa dari SMKN 4 Bitung, menangyakan pengawasan pemenuhan hak minoritas anak.

Baca juga: Wanita Cantik Asal Tomohon Isabela Sundah Jagokan Italia di Euro 2020

Kemudian ada peserta penyuluhan dari  dari SMPN IX Bitung, menyampaikan pertanyaan tentang bagaimana cara tertentu bisa cegah anak-anak yang keras kepala 'kepala batu' yang sudah terjerumus ke kenakanalan remaja dan tidak tertib berlalu lintas.

Halaman
1234
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved