KKB di Papua

Cerita Hidup Habel Halenti, Yatim Piatu Sejak Usia 10 Tahun, Merantau ke Papua Tewas Ditembak KKB

Kisah perjalanan hidup Habel Halenti. Jadi anak yatim piatu sejak kecil, merantau ke Papua hingga meninggal jadi korban kekejian teroris KKB.

Editor: Frandi Piring
Dok. Sekretaris Camat Kabola Charles Bainkabel/Dok Polres Puncak
Cerita hidup Habel Halenti, yatim piatu sejak usia 10 tahun. Merantau ke Papua, kini meninggal ditembak KKB. 

Kemudian terbang ke Makassar dan selanjutnya menuju Jakarta dan tiba Sabtu sore.

Dari Jakarta, jenazah Habel diberangkatkan Minggu subuh dan tiba di Bandara El Tari Kupang pukul 07.00 Wita.

"Jenazah baru saja tiba di Bandara Mali, tadi pagi sekitar pukul 09.30 WITA," kata Charles, Minggu.

Tembakan di belakang leher

Diberitakan sebelumnya, peristiwa bermula saat korban bersama dua rekannya, Muhammad Alif dan Abdul Haras'z berangkat

dari kamp karyawan di kompleks pancuran Kampung Kibogolome, Distrik Ilaga, Kamis (3/6/2021) sekitar pukul 12.30 WIT.

Mereka saat itu menuju ke arah Kampung Eronggobak, Distrik Omukia menggunakan mobil dinas milik Pemda Puncak berjenis pikap double cabin putih yang biasa digunakan untuk mengangkut babi.

Potret Jenazah <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/habel-halenti' title='Habel Halenti'>Habel Halenti</a> (30) saat dievakuasi ke Puskesmas Ilaga, Kamis (3/6/2021).  Warga sipil yang <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/ditembak' title='ditembak'>ditembak</a> <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/kkb' title='KKB'>KKB</a>.

(Foto: Potret Jenazah Habel Halenti (30) saat dievakuasi ke Puskesmas Ilaga, Kamis (3/6/2021). Warga sipil yang ditembak KKB. (Foto Portal Papua)

Saat hendak pulang pukul 13.00 WIT, mereka dicegat oleh dua anggota KKB bersenjata laras panjang dan pendek.

KKB saat itu menembak ke arah belakang leher korban hingga tewas di tempat.

"Korban sempat berteriak "ampun komandan" namun langsung ditembak oleh salah satu KKB yang menodongkan senpi tersebut sebanyak satu kali," kata Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri di Jayapura, Kamis (3/6/2021).

Menurutnya, korban adalah warga yang sehari-hari bekerja sebagai tukang bangunan.

"Hari ini (3/6/2021) terjadi aksi penembakan yang dilakukan KKB di Omukia dan menewaskan Hable Halenti yang biasa bekerja sebagai tukang bangunan," ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved