Breaking News:

Tenaga Kerja Asing

TKA Cina Transit Sulut, Wagub Steven Kandouw: Discreening Ketat dan Isolasi 5 Hari

Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw bersama Komisi IX DPR RI membahas masuknya Tenaga Kerja Asing asal Cina transit di Provinsi Sulawesi Utara

Penulis: Ryo_Noor | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Ryo Noor
Wagub Sulut Steven Kandouw dan Felly Runtuwene 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw bersama Komisi IX DPR RI membahas masuknya Tenaga Kerja Asing asal Cina transit di Provinsi Sulawesi Utara.

Rapat bersama itu digelar di Ruang CJ Tumbelaka, Kantor Gubernur Sulut, Jumat (28/5/2021).

Steven Kandouw mengklarifikasi data dibeber Felly Runtuwene.

Menurut Wagub, TKA asal Cina yang masuk ke Sulut selama ini hanya 7 ribuan. Namun dari jumlah tersebut hanya 200 orang yang tinggal dan bekerja di Sulut. Kebanyakan yang datang hanya transit dan lanjut ke daerah tujuan kerja mereka.

Baca juga: Jenazah Ferry Kalesaran Sudah 2 Jam di Kamar Jenazah, Keluarga Belum Datang, Istri Tak Peduli

"Sulut sebagai salah satu pintu masuk TKA asal Cina yang disetujui pemerintah pusat hanya sebagai tempat transit yang melakukan perjalanan ke Marowali, dan Maluku Utara," ungkapnya.

TKA asal Cina yang masuk ke Sulut melalui pengawasan ketat.

Begitu masuk Sulut, langsung di-screening, dan wajib karantina selamat 5 hari.

"Ada 5 hotel yang telah memenuhi standart untuk digunakan sebagai tempat karantina di Sulut," katanya.

Wagub juga mengungkap pengawasan terhadap orang asing terutama TKA Cina di Sulut terus dilakukan secara ketat.

"Timpora (Tim Pengawasan Orang Asing) erus memantau pergerakan warga negara asing yang bekerja dan tinggal di Sulut," imbuhnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved