Breaking News:

Vaksinasi Covid

Dinas Kesehatan Kota Bitung Simpan Vaksin AstraZeneca Batch CTMAV547, Ini Penyebabnya

Penghentian itu sebagai bentuk kehati-hatian pemerintah, dengan melakukan uji kembali efektifitas dan toksifitas Vaksin AstraZenneca Batch CTMAV547

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
Tribun Manado
Dokter Jeannete Watuna 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado -  Dokter Jeannete Watuna personel Satgas Covid 19 kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara, kembali memberikan keterangan terkait dengan penghentian sementara pemberian Vaksin AstraZenneca Batch (kumpulan produksi) CTMAV547.

Penghentian itu sebagai bentuk kehati-hatian pemerintah, dengan melakukan uji kembali efektifitas dan toksifitas dari Vaksin AstraZenneca Batch CTMAV547.

"Penghetian sementara mulai hari ini, sampai dua minggu. Kami di kabupaten kota juga akan menunggu informasi dari pemerintah provinsi dan pemerintah pusat terkait informasi penggunaan, akan terus dikoordinasikan," tutur dr Jeannete Watuna, Senin (17/5/2021).

Dari data yang dilansir, untuk vaksin itu yang disalurkan ke Kota Bitung ada 500 vial, terpakai 135 vial dan saat ini menyisahkan 366 vial yang masih tersimpan di gudang farmasi milik Dinas Kesehatan Kota Bitung.

Adapun penggunaan vaksin jenis dan nomor itu masih disuntikan atau dosis pertama, dan jadwal pemberian suntikan kedua atau dosis kedua nanti tiga bulan ke depan, sambil menunggu instruksi dan petunjuk dari pemerintah pusat dan provinsi.

Baca juga: Angka Kematian Kasus Covid-19 di Sulut Masuk 20 Besar, Wali Kota Manado Ingatkan Ini

Dalam pemberian vaksin AstraZenneca sudah diberikan kepada seratusan warga dan bersyukur tidak terjadi kejadian ikutan pasca-imunisasi.

Watuna menjelaskan untuk vaksin covid-19 dengan jenis AstraZenneca ada nomor batch atau kode produksi, yang dihentikan sementara dengan kode CTMAV547.

"Jadi untuk pelayanan vaksinasi covid 19, tetap kami lakukan dengan vaksin jenis Sinovac. Jumlahnya ada sekitar 40 vial dengan sasaran masih ke masyarakat lanjut usia (lansia)," tambahnya.

Lanjut Watuna yang juga kepala Dinas kesehatan Kota Bitung ini, pemberian vaksin Covid-19 kepada lansia masih berlangsung dan pihaknya diperhadapkan dengan adanya warga yang malas datang untuk divaksin.

Namun pihaknya terus melakukan sosialisasi lewat sosial media dan pemberitahuan agar mereka mau untuk divaksin.

"Untuk lansia di Bitung sudah sekitar delapan persen, di Bitung untuk target sulit kami tentukan karena perbedaan data kependudukan," jelasnya.

Hingga saat ini lansia yang menerima vaksin belum ada yang mengalami efek samping yang serius. 

Baca juga: Larangan Mudik Berakhir, Penumpang Kapal Pelni Wajib Penuhi Syarat Ini

Baca juga: Meski Pengamanan Hari Raya Telah Berakhir, Kapolda Sulut Instruksikan Tetap Lanjutkan Hal Ini

YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved