Larangan Mudik Lebaran

Tak Bawa Surat, Dua Kendaraan yang Bakal Masuk Sulut Diminta Putar Balik 

Dua kendaraan dari arah Provinsi Gorontalo yang hendak memasuki Provinsi Sulut terpaksa putar balik. 

Penulis: Nielton Durado | Editor: David_Kusuma
Tribun Manado / Nielton Durado
petugas penjagaan perbatasan sedang memeriksa surat kelengkapan kendaraan di Perbatasan antara Sulut dan Gorontalo, Kamis (6/5/2021).  

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) menggelar Apel Kesiapan Pos Penjagaan Perbatasan antara Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dan Provinsi Gorontalo.

Apel tersebut dilaksanakan di ujung Bolsel yakni Desa Molosipat, Kecamatan Posigadan.

Baca juga: VIF Manado Gelar Acara Kebersamaan Bersama Karyawan, Dirangkaikan HUT Branch Manager

Kegiatan apel yang dipipin langsung oleh Bupati Bolsel Hi. Iskandar Kamaru, ini, dihadiri Asisten I Sekprov Sulut Edison Humiang didampingi Kaban BPBD Provinsi, Kadis Perhubungan, Kasat Pol-PP, peserta Kapolda Sulut yang diwakili oleh Dir Intelkam.

Bupati Hi. Iskandar dalam sambutannya menyampaikan, pelaksanaan apel kesiapan pos penjagaan pembatasan mudik lebaran merupakan salah satu amanat presiden.

Secara serentak mulai hari ini di seluruh Indonesia melaksanakan penjagaan mudik lebaran dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19.

"Sehingga saya harap tim yang bertugas agar tetap melaksanakan tugas dengan kemanusiaan ini dengan baik,” ucapnya.

Iskandar juga mengatakan Pemkab sudah memikirkan kekosongan pos penjagaan saat pelaksanaan hari raya Idul Fitri.

Baca juga: Nagita Slavina Tertawa Geli Dengar Raffi Ahmad Sebut Dua Nama Untuk Calon Bayinya,Kosim?

“Pastinya pos ini tidak boleh kosong dan untuk pada hari raya nanti, akan ada yang bertugas di pos penjagaan ini, semuanya sudah diatur,” ujarnya.

Ia pun berharap agar masyarakat tetap mematuhi peraturan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah.

“Semua ini karena Pandemi Covid-19 belum berakhir, sehingga saya berharap kepada pengendara yang akan melintasi area pos penjagaan ini untuk tetap mematuhi aturan yang sudah dikeluarkan oleh Pemerintah,” pesannya.

Di tempat yang sama, Asisten I Provinsi Sulut Edison Humiang yang menyampaikan sambutan Gubernur menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan penjagaan ini mengacu pada Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2021.

Tentang perpanjangan ketentuan perjalanan orang dalam negeri pada masa Pandemi Covid-19.

“Tentunya acuannya di Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2021 tentang perpanjangan ketentuan perjalanan orang dalam negeri pada masa Pandemi Covid-19, sehingga mulai hari ini seluruh Indonesia melakukan penjagaan yang sama dengan kita lakukan saat ini,” jelasnya.

Baca juga: MUI Sepakat Jemaah Salat Id di Masjid, Takbiran Keliling Ditiadakan

Ia juga mengimbau agar tetap mengedepankan koordinasi lintas provinsi dan dalam provinsi serta tetap menjaga keamanan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved