Breaking News:

Berita Kotamobagu

Pemkot Kotamobagu Bakal Beri Sanksi Tegas Bagi Agen yang Jual Elpiji 3 KG ke Daerah Lain 

Stok yang diminta pemerintah ke pihak pertamina terbilang memadai untuk memenuhi kebutuhan di bulan Ramadan.

Istimewa.
Asisten Bidang Perekonomian, Pemkot Kotamobagu, Sitti Rafiqa Bora. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado -- Kelangkaan tabung Gas Elpiji ukuran 3kg di Kotamobagu mulai dirasakan masyarakat. 

Padahal, stok yang diminta pemerintah ke pihak pertamina terbilang memadai untuk memenuhi kebutuhan di bulan Ramadan.

Dari sumber yang diperoleh Tribun Manado, ada dugaan pangkalan atau agen yang sengaja menjual gas Elpiji ke daerah lain. 

Padahal stok gas tersebut dikhususkan untuk wilayah Kotamobagu.

Mendengar hal itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu pun geram. 

Pemkot bahkan menegaskan akan memberikan sanksi tegas bagi pangkalan atau agen gas Elpiji yang ditemukan melakukan tindakan tersebut.

Asisten Bidang Perekonomian, Pemkot Kotamobagu, Sitti Rafiqa Bora menegaskan jika pihaknya sudah banyak menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan gas Elpiji yang dijual di luar Kotamobagu.

“Tim terpadu Pemkot Kotamobagu sudah banyak menerima laporan dari masyarakat soal kelangkaan Elpiji ini," ujar Rafiqa ketika dihubungi Tribun Manado, Selasa (4/5/2021). 

Bahkan, ada dugaan dan sudah terindikasi kalau terdapat beberapa pangkalan yang diduga menjual stok Elpiji mereka ke daerah lain diluar Kotamobagu.

Tentunya dengan harga yang diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni Rp 18 ribu. 

Halaman
123
Penulis: Nielton Durado
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved