Breaking News:

Penanganan Covid

Antisipasi Penyebaran Covid-19 Jelang Hari Raya Idul Fitri, PPKM di Bolmut Kembali Diperketat 

Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sulut, telah mengaktifkan kembali posko siaga covid-19 di kecamatan dan desa

Tribun Manado / Mejer Lumantow
Jusnan Mokoginta 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Mengantisipasi pertambahan kasus covid-19 jelang hari raya Idul Fitri, Pemerintah Pusat mulai melaksanakan pengetatan terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), termasuk di dalamnya kebijakan larangan mudik bagi masyarakat. 

Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sulut, telah mengaktifkan kembali posko siaga covid-19 di kecamatan dan desa.

Kepala Dinas Kesehatan Bolmut dr Jusnan C Mokoginta MARS, mengatakan hal ini tetap dilaksanakan sebagai tindaklanjut penanganan covid-19 yang dilakukan secara terpadu oleh Tim Satuan Gugus Tugas (Satgas) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

Baca juga: Olly Dondokambey Lobi Bappenas, Sulut Berebut Dana Hibah Amerika Serikat Rp 6 Triliun

Baca juga: Tim Tarsius Polres Bitung Amankan Polwan Gadungan

Baca juga: Pos PPKM di Kabupaten Minsel Tetap Siaga Meski tak ada Lagi Penambahan Kasus Positif Covid-19

"Jadi kita tetap melakukan upaya penanganan covid-19 bekerja sama dengan Tim Satgas Bolmut, dengan terus melakukan langkah-langkah percepatan penanganan covid-19, yang nanti akan melibatkan semua lapisan masyarakat," jelas Mokoginta kepada Tribun Manado, Rabu (21/4/2021).

Lanjutnya, langkah-langkah tersebut di antarannya adalah dengan mengaktifkan kembali posko siaga covid-19 di desa-desa dan kecamatan.

"Nanti posko covid-19 akan kembali dimaksimalkan di setiap desa, begitu juga PPKM skala Mikro, serta protokol kesehatan kembali diperketat, termasuk melakukan screning bagi masyarakat yang datang dari luar daerah," ungkap Mokoginta 

Baca juga: Kota Bitung Jadi Yang Pertama di Indonesia, Lindungi 25 Ribu Pekerja Informal

Baca juga: Hari Kartini, Dekan Hukum Unsrat Flora Kalalo: Emansipasi Wanita di Sulut Luar Biasa

Baca juga: Sande: Berbagai Kemungkinan Bisa Terjadi di Tengah Cuaca Ekstrem

Namun, kata Kadis Kesehatan, itu dilakukan hanya di wilayah tertentu.

Misalnya di perbatasan masuk Kabupaten Bolmut dilakukan screning suhu tubuh dan pengecekan kesehatan bagi pendatang oleh tim Satgas Covid-19.

Di samping itu, dirinya juga menambahkan pencegahan covid-19 terus dilaksanakan dengan melakukan tracing dan tracking pada Kontak Erat Resiko Tinggi (KERT) pasien positif. 

Baca juga: Penyapu Jalan di Bitung Ini Senang Terima Paket Bantuan dari Ny Rita dan Ny Ellen

Baca juga: Spesifikasi Kapal Selam KRI Nanggala-402 TNI AL, Jadi Bagian Alutsista Indonesia Sejak 1981

Baca juga: 5 Kapal Selam Milik Indonesia, KRI Alugoro-405 Buatan Anak Bangsa dan KRI Nanggala-402 yang Hilang

"Langkah-langkah antisipatif terus dilakukan oleh tim surveilens dengan tracing pada KERT dilapangan, pengambilan Swab cepat,  penyemprotan disinfektan dan isolasi mandiri Kert secara ketat," terang Mokoginta. 

Untuk itu, Kadis Kesehatan juga mengimbau masyarakat ikut berperan aktif memutus mata rantai penularan covid-19 di Kabupaten Bolmut dengan menaati protokol kesehatan.

"Apalagi di bulan suci ramadan dan menjelang Idul Fitri tetap mematuhi protokol covid-19 sehingga Kabupaten Bolmut bisa kembali berada pada Zona Hijau," pungkas salah satu Birokrat handal Bolmut ini. (Mjr)

Baca juga: Sukses Kawal Pilkada Serentak Tahun 2020, Polda Sulut Terima Penghargaan dari KPU

Baca juga: Cuaca Besok Kamis 22 April 2021, Hujan Lebat & Angin Kencang, BMKG Ingatkan Daerah-daerah Ini

Baca juga: Olly Dondokambey Optimistis di 2022, Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Turun, Penggangguran Berkurang

YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Penulis: Majer Lumantow
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved