Berita Sulawesi Utara
Hari Kartini, Dekan Hukum Unsrat Flora Kalalo: Emansipasi Wanita di Sulut Luar Biasa
"Terlebih bagi kaum perempuan, agar terus memperjuangkan persamaan dan emansipasi," kata Flora kepada Tribun Manado, Rabu (21/04/2021).
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Dewangga Ardhiananta
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Api semangat perjuangan RA Kartini tetap menyala sampai kini.
Bagi Dekan Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi (FH Unsrat ) Manado, Dr Flora Kalalo SH MH, nilai-nilai emansipasi wanita akan terus hidup menjiwai masyarakat Indonesia.
"Terlebih bagi kaum perempuan, agar terus memperjuangkan persamaan dan emansipasi," kata Flora kepada Tribun Manado, Rabu (21/04/2021).
Baca juga: Ada Apa Olly Dondokambey Sindir BPJN XV: Miskin Amat!
Baca juga: Honda DAW Gelar Promo Gebyar Ramadan, Ada Cashback hingga Rp 1,1 Juta
Baca juga: Sukses Kawal Pilkada Serentak Tahun 2020, Polda Sulut Terima Penghargaan dari KPU

Katanya, semangat RA Kartini memberi motivasi kepada perempuan Indonesia untuk ikut mengambil peran dalam pembangun di Indonesia.
"Termasuk perempuan perempuan di Sulut," kata penulis Buku Hukum Lingkungan dan Kebijakan Pertanahan di Wilayah Pesisir
Flora bangga sekaligus bahagia karena emansipasi wanita di Sulut sangat luar biasa.
Ia mengatakan, perjuangam RA Kartini untuk emansipasi di Indonesia telah memberi ruang yang luas kepada perempuan Indonesia berkarya dan mengabdi untuk Indonesia jaya.
Secara khusus di Bumi Nyiur Melambai, Flora bilang semangat RA Kartini begitu nyata.
Tidak sedikit perempuan menjadi tokoh di berbagai bidang.
Perempuan di Sulut menjadi kepala daerah, pemimpin lembaga, para pengambil keputusan.
Flora menjadi salah satu contoh nyata dari semangat yang diperjuangkan Kartini dulu.
Ia menjadi salah satu contoh, perempuan yang mandiri dan tangguh.
Bisa berperan sekaligus memberi dampak besar bagi kehidupan sosial.
"Tentu kita bangga karena di Sulut ibu banyak perempuan yang jadi pemimpin.
Bupati, pimpinan dewan, pejabat daerah dan sebagainya," jelas dia.