Sulut Maju
Olly Dondokambey Lobi Bappenas, Sulut Berebut Dana Hibah Amerika Serikat Rp 6 Triliun
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Gubernur Sulut Olly Dondokambey berhasil melobi Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas.
Alhasil Sulut menjadi satu dari tiga daerah yang berpeluang mendapatkan kucuran dana hibah Rp 6 triliun bantuan pemerintah Amerika Serikat.
Sulut akan bersaing dengan Provinsi Lampung dan Kalimantan Utara.
Olly menyebut Pemprov Sulut mendapatkan alokasi pendanaan dari hibah Pemerintah Amerika Serikat melalui program Compact-II oleh Millenium Challange Corporation (MCC)
Baca juga: Tim Tarsius Polres Bitung Amankan Polwan Gadungan
Baca juga: Pos PPKM di Kabupaten Minsel Tetap Siaga Meski tak ada Lagi Penambahan Kasus Positif Covid-19
Baca juga: Pengakuan Sule Punya Hubungan Dengan Tisya Erni, Kenal dan Saling DM Dulu,Itu Fitnah Ya
"Saat ini dalam tahap penyusunan Proposal," kata dia.
Belum cukup itu, masih ada pula alokasi dari bantuan Bank Dunia yaitu program Integrated, Corporation, of Agriculture Research, Development and Empowerment (ICARE) untuk pengembangan komoditi kelapa dan jagung di Sulut
"Lokus ada Kabupaten Minahasa dan Minahasa Utara," kata Gubernur
Kepala Bappeda Sulut, Jenny Karouw menjelaskan, Hibah dari AS sekitar Rp 6 Triliun akan dibagikan ke 3 Provinsi Sulut, Lampung, Kaltara
Baca juga: Pemkot Kotamobagu Usulkan 80 Formasi CPNS 2021
Baca juga: Spesifikasi Kapal Selam KRI Nanggala-402 TNI AL, Jadi Bagian Alutsista Indonesia Sejak 1981
Baca juga: Sukses Kawal Pilkada Serentak Tahun 2020, Polda Sulut Terima Penghargaan dari KPU
"6 triliun bakal berebut 3 provinsi, kalau dibagi dapat Rp 2 Triliun," ujar Mantan Kepala Disperindag Sulut ini.
Syarat untuk mendapat kucuran dana ini maka harus buat proposal proyek untuk mendukung perekonomian daerah.
Sulut memilih sejumlah proyek, kata Karouw semisal infrastruktur logistik perekonomian membangun gudang untuk pasar tradisional.
Proyek ini akan memberi daya tahan ke pedagang agar jualannya awet
Baca juga: Penyapu Jalan di Bitung Ini Senang Terima Paket Bantuan dari Ny Rita dan Ny Ellen
Baca juga: Pemkot Manado Awasi Terminal, Vicky Lumentut: Kepala Lingkungan Pantau Wilayah Masing Masing
Baca juga: SOSOK Kombes Pol Dr. dr Sumi Hastry Purwanti, Polwan Pertama yang Jadi Dokter Forensik, Diakui Dunia
"Jadi disiapkan gudang pendingin, produk-produk bisa masuk gudang dulu,'' kata Mantan Kadis Perkebunan ini.
Ada lagi proyek pasar Induk. Karouw menjelaskan saat ini petani menjual hasil bumi langsung ke pasar tradisional. Maka di sini, Pemerintah berencana membuat pasar induk
"Kalau ada pasar induk pemerintah bisa intervensi jika ada harga tak wajar di pasar," katanya.
Ada lagi infrastruktur jembatan penghubung Pulau Karakelang-Salibabu, Kabupaten Talaud untuk meningkatkan perekonomian di daerah perbatasan, termasuk proyek jalan lingkar pulau tersebut.
Mandi Proyek
Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) 'mandi' proyek di tahun 2022.
Hal itu terungkap saat gelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Murenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2022 di Hotel Peninsula Manado, Rabu (21/4/2021).
Olly Dondokambey, Gubernur Sulut pun membeber sejumlah proyek APBN yang bakal masuk di 2022.
Hadir secara virtual dalam kegiatan itu Menteri Perencana Pembangunan Nasional, Suharso Monoarfa.
Hadir juga Wakil Gubernur Steven Kandouw, Sekprov Edwin Silangen, para kepala daerah se Sulut, para akademisi, dan pejabat Pemprov Sulut.
"Sulut butuh dukungan pak menteri (Menteri PPN), Pak Menteri ini kan ada darah Sulut, jadi tidak akan lupa , torang samua basudara," kata Olly Dondokambey.
Olly mengatakan Musrenbang sudah berjalan baik, aspirasi mengalir dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi hingga nasional
"Semua sepakat arah kebijakan nasional, syukur semua berjalan baik," katanya.
Gubernur mengatakan, semua usulan Sulut sudah diterima pemerintah pusat.
Adapun, sejumlah proyek yang bakal masuk Sulut, semisal Pelabuhan Perikanan dan Internasional fish Market di Likupang, Minahasa Utara.
Di Kota Manado, akan ada Penataan Pasar Bersehati, Sungai di Kota Manado akan di normalisasi.
Kemudian, rencana pembangunan fasilitas pengolahan limbah medis.
Daerah Kepulauan juga dapat jatah, semisal Jalan lingkar di Pulau Karakelang, Talaud.
Ada juga Pembangunan PLTS di Sangihe, Sitaro dan Talaud, serta pembangunan Tanggul Pengaman Pantai di Sangihe.
Bolmut juga akan mendapat porsi lebih proyek nasional, rencananya di Bolmut akan dibangun fasilitas peternakan sapi untuk memenuhi kebutuhan daging nasional.
Ada lagi proyek tanggul pengaman pantai dan Normalisasi sungai buntut Bolmut yang kerap dilanda bencana banjir. (ryo)
Alokasi Pendanaan Pusat sebagai bagian dari Major Project RPJMN 2020-2024, antara lain :
1. Pembangunan pelabuhan perikanan dan fish market bertaraf internasional Likupang
2. Pembangunan dan penataan pasar di Kota Manado
3. Normalisasi sungai yang bermuara di Kota Manado
4. Pembangunan fasilitas pengolahan limbah B3 medis Manado
6. Pembangunan tanggul pengaman pantai di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara
7. Pembangunan tanggul pengaman sungai Andagile Kabupaten Bolaang Mongondow Utara
8. Pemenuhan Energi Listrik di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sangihe dan Talaud
9. Feasibility study pembangunan jalan alternatif Manado-Tomohon
10. Pembangunan melalui kerjasama Pemerintah, Perguruan Tinggi, dan Pihak Swasta yaitu Triple-Helix pembangunan ketahanan pangan (food estate) untuk industri peternakan sapi dengan Lokus Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Ruang lingkup antara lain pendirian Institute of Future Farming Systems di Manado dan pembangunan Rumah Potong Hewan.
YOUTUBE TRIBUN MANADO: