Gejolak di PKB
SOSOK Yenny Wahid Putri Gus Dur, Calon Kuat Geser Cak Imin di MLB PKB, Pernah Ditodong Senjata
Yenny Wahid yang digadang-gadang geser Muhaimin Iskandar alias Cak Imin atau Gus Ami sebagai ketua umum Partai Kebangkitan Bangsa.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Yenny Wahid yang digadang-gadang geser Muhaimin Iskandar alias Cak Imin atau Gus Ami sebagai ketua umum Partai Kebangkitan Bangsa.
Nama Yenny Wahid dimunculkan para kader yang kini mendesak digelarnya Muktamar Luar Biasa (MLB) PKB.
Sejumlah kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di daerah mendesak untuk muktamar luar biasa (MLB).
• Nama Ahok Mencuat di Tengah Menguatnya Isu Reshuffle Kabinet Pekan Ini, Tangani Investasi?
Z
Kolase Kompas.com, Yenny Wahid dan Cak Imin. Yenny Wahid digadang-gadang gantikan Cak Imin jadi Ketua Umum PKB. Berikut ini profil dan biodatanya.
Mereka beralasan telah terjadi pelanggaran Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) hasil Muktamar Bali 2019.
Para kader di tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) merasa perlu adanya evaluasi lewat MLB.
Selain Yenny Wahid, nama Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut juga muncul sebagai kandidat kuat pengganti Cak Imin.
"Yenny Wahid atau Menteri Agama untuk mengganti Cak Imin," ujar seorang eks pengurus PKB kepada Tribun Network, Rabu (14/4/2021).
Menurutnya, saat ini sudah terdapat 200 DPC yang menyuarakan untuk mendesak diselenggarakan MLB PKB.
Rencananya akan ada pertemuan akbar antar DPC setelah bulan ramadan.
"Syawal. Tidak enak berantemnya bulan puasa," ucapnya.
Para DPC akan meminta nasehat dari para kiai sepuh untuk menyelamatkan PKB.
• Anak Gus Dur, Yenny Wahid Digadang Ganti Muhaimin Iskandar Ketum PKB, Gus Yaqut Calon Alternatif
"Syawal itu DPC-DPC kumpul semua, meminta para kiai sepuh, PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) untuk mengambil alih PKB yang sudah ke luar dari AD/ART partai," ujarnya.
Eks Wakil Ketua DPW PKB Banten, Abdul Roji memberikan dukungan agar diselenggarakan muktamar luar biasa (MLB).
Ia berpandangan telah terjadi pelanggaran Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) hasil Muktamar Bali 2019.