Berita Manado
The Manarow Dream, Mimpi Drevy Malalantang untuk Pariwisata Kota Manado
Drevy Malalantang punya mimpi dan mau merealisasikannya. Ia bermimpi menjadikan Manado episentrum pariwisata
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Mimpi ketika tidur hanya menjadi bunga pikir saja.
Sementara mimpi di dunia nyata adalah cita-cita. Jika tak diwujudkan, mimpi tinggalah cita-cita. Angan-angan semata.
Drevy Malalantang punya mimpi dan mau merealisasikannya. Ia bermimpi menjadikan Manado episentrum pariwisata.
Mimpi yang sejalan dengan passion-nya. Pria pemegang gelar doktor ini akademisi sekaligus praktisi pariwisata.
Baca juga: Dinkes Bolmut Lakukan Fogging di Sejumlah Desa, Temukan 6 Kasus Positif DBD
Baca juga: Warga Kalongan Keluhkan Sejak Merdeka Jalan Tak Pernah Diaspal ke Ketua DPRD Sulut
Baca juga: 15 Wanita Cantik Tanpa Busana, Berdiri di Balkon Gedung Pencakar Langit, Ada yang Merekam Video
Berbekal mimpi, Drevy bertekad menulis buku tentang pariwisata Manado.
Berbekal pengalaman sebagai akademisi cum praktisi pariwisata, ia menulis.
Luar biasa. Hanya dalam sebulan ia berhasil menyelesaikan buah pikirnya, buku The Manarow Dream.
Itupun dikerjakannya dalam kondisi pemulihan setelah dirawat 10 hari di rumah sakit.
Baca juga: Pegiat Lingkungan Sorot Sampah Plastik di Pantai Tumpaan Minahasa Selatan
Baca juga: Menetap di Home Stay Likupang Timur Minut, Ini Kesan Para Kadis Pariwisata se Sulut
Baca juga: Pushpika de Silva Tinggalkan Panggung Mrs Sri Lanka dengan Luka di Kepala, Mahkotanya Dicopot Paksa
"Memang buku ini masih jauh dari sempurna tapi saya harus memulai, langsung eksekusi," ujar Direktur Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata (STIEPAR) Manado ini dalam bedah buku di kampus STIEPAR, Bumi Nyiur Manado, Sulut, Kamis (08/04/2021).
Buku setebal 256 halaman itu berisi buah pikir, konsep dan gagasan tentang membangun destinasi pariwisata Kota Manado.
"Saya selama ini mengajar ilmu pariwisata sekaligus praktisi. Ada banyak pemikiran, gagasan dan konsep yang sayang jika tidak diabadikan," kata Drevy.
Baca juga: Sejumlah Pejabat Minut Diperiksa Polda Terkait Dana Covid, Sederet Kasus Menanti Vonnie Panambunan
Baca juga: DPRD Bolsel Sebut Capaian PAD Sektor Pariwisata Belum Optimal
Baca juga: MASIH Ingat Echa si Gadis yang Tertidur Belasan Hari di 2017? Kini Kabarnya Terbaru Bikin Kaget
The Manarow Dream diimpikan bisa jadi referensi, acuan para pengambilan kebijakan, pelaku pariwisata, masyarakat termasuk jadi bahan kajian akademik.
Buku bersampul biru itupun telah sampai ke tangan Wali Kota Manado terpilih, Andrei Angouw.
"Pariwisata Manado harus dibangun dengan konsep yang jelas," jelasnya.
Dalam bukunya, Drevy mengurai fakta pariwisata Manado yang tengah menggeliat lalu mati suri akibat pandemi Covid-19.
Baca juga: Saat Mimpi Ibu Tien Bangun TMII Dihalangi, Soeharto Pasang Badan: Saya Akan Menghantam Siapa Saja
Baca juga: Irni Asisten Rumah Tangga Desiree Tarigan Bongkar Kelakuan Majikan di Rumah Caci Maki Semua
Baca juga: MASIH INGAT Paing Takhon Buddha Tampan yang Diburu Militer Myanmar? Kabar Terbarunya Bikin Syok
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/drevy-malalantang-meluncurkan-buku.jpg)