Jalur Perjalanan Yesus Bersama Dua Murid ke Emaus Dibuka untuk Wisata Paskah
Perjalanan ke Emaus merupakan jalur sepanjang 18 kilometer yang berawal dari kota Abu Gosh di Arab Israel.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Dalam Alkitab banyak dikisahkan Yesus dan murid-muridnya berjalan.
Bahkan, setelah penyaliban dan kebangkitannya, Yesus berjalan bersama dua muridnya ke Emaus.
Mengutip VOA Indonesia, Minggu (04/04/2021), jalur itulah yang dibuka untuk masa Paskah ini meski pandemi Covid-19 belum dianggap selesai.
Perjalanan ke Emaus merupakan jalur sepanjang 18 kilometer yang berawal dari kota Abu Gosh di Arab Israel.
“Jejak Emaus adalah jalur peziarah. Kami tidak terlalu punya banyak yang seperti ini di Israel,” ujar Henri Gourinard, penulis Emmaus Trail Guidebook.
“Ada jejak Yesus di Galilea, jadi pengalamannya kurang lebih sama dengan sedikit perbedaan: jejak Emaus bisa Anda tempuh dalam setengah hari. Jalurnya searah dengan bandara,” lanjut dia.
“Ini adalah cara yang sangat bagus untuk mengakhiri ziarah, saya rasa, untuk merangkum semua yang telah Anda lihat dan merenungkannya dalam perjalanan pulang ke negara Anda," kata dia.
Menurut Injil Lukas, dua murid di jalur itu bertemu dengan seorang pria yang akhirnya mereka kenali sebagai sosok Yesus yang telah bangkit.
Jalan setapak itu juga mencakup jalan Romawi dan makam-makam kuno.
Perjalanan di jalur itu pun dirancang untuk menjadi aktivitas yang aman dari Covid-19.
“Jalur ini sangat cocok di masa pandemi virus corona, karena berada di luar ruangan,” ujar Henri Gourinard.
“Saya sendiri sekarang berbicara tanpa masker dan mungkin tipe ziarah yang seperti ini, cara berziarah seperti ini akan berkembang. Pasti ziarah luar ruangan (akan berkembang)," lanjut dia.
Ketika peziarah selesai berjalan, mereka bisa mengunjungi Museum Terra Sancta di Kota Tua Yerusalem yang dikelola oleh para biarawan Katolik Roma Fransiskan.
Banyak dari artefak itu belum pernah ditampilkan sebelumnya.
“Kedua (artefak ini, misalnya,) berasal dari Prancis. Keduanya hadiah untuk Raja Prancis, Le Roi Soleil (dibaca: Lo Khoa Soley), Louis XIV. Monstran ini berasal dari Napoli di Kerajaan Spanyol. Artefak ini adalah hadiah dari Charles III, dan di sebelah sini adalah hadiah-hadiah dari Austria, dari abad ke-18," ujar Bapa Stéphane Milovitch dari Custody of the Holy Land.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/perjalanan-ke-emaus.jpg)