Selasa, 9 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tribun Manado Travel

Keliling Pesisir Pantai dengan Perahu Pasiar di Pantai Firdaus Kema Minut

Pantai Firdaus Kema, merupakan satu diantara wisata Bahari ternama di Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Tayang:
Tribun Manado/christian wayongkere
WISATA BAHARI - Satu diantara rekomendasi tempat wisata bahari yang ada di Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara. Objek wisata ini disebut pantai Firdaus Kema. 

Ringkasan Berita:
  • Pantai Firdaus Kema, merupakan satu diantara wisata Bahari ternama di Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
  • Pantai yang terletak di Kecamatan Kema itu, memang tak se terkenal pantai Paal di Desa Marinsow Kecamatan Likupang Timur.
  • Namun, pantai Firdaus menyimpan pesona tersendiri bagi warga yang datang.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pantai Firdaus Kema, merupakan satu diantara wisata Bahari ternama di Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Pantai yang terletak di Kecamatan Kema itu, memang tak se terkenal pantai Paal di Desa Marinsow Kecamatan Likupang Timur.

Namun, pantai Firdaus menyimpan pesona tersendiri bagi warga yang datang.

Dari jantung kota Minahasa Utara di Airmadidi, jaraknya 14 Kilomter atau 22 menit menggunakan kendaraan bermotor.

Hamparan pasir hitam, menjadi pilihan pengunjung untuk bersantai menghadap laut Maluku.

Deburan ombak dan hempasan angin membuat pengunjung seketika bisa lelap sekejap.

Pantai Firdaus berdekatan dengan pantai Batu Nona Kema.

Dua pantai yang tenar di medio tahun 2000-an, menjadi pilihan warga Minut di wilayah Watudambo, Kauditan, Kema hingga Airmadidi.

Bahkan Minggu (25/1/20267 ini pantai tersebut masih banyak di kunjungi warga dari Kota Bitung, Kota Manado dan lainnya.

Mereka datang dengan sanak saudara, kerabat dan keluarga.

"Biasanya jam - jam ramai, pukul 4 sore keatas," kata Rommy pemilik perahu pesiar di Pantai Firdaus Kema, Minggu (25/1/2026).

Para pengunjung nampak membawa bekal dari makanan dan minuman dari rumah.

Bekal itu di konsumsi sebelum maupun sesudah mereka mandi di pantai.

Adapula pengunjung datang membawa fasilitas untuk mandi seperti benen atau ban dalam kendaraan mobil, yang di isi angin hingga membentuk seperti donat besar dan terapung saat diatas air

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved