Breaking News:

Kapolri ke Manado

Kapolri Berat Tinggalkan Jakarta Usai Mabes Diserang Teroris, Sampai Manado Ditelpon Ajudan Presiden

Kapolri hadir bersama Pangkogabwilhan II, Marsekal Madya Imran Baidirus mewakili Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto.

Tribun manado / Andreas Ruaw
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyampaikan ucapan selamat hari raya Paskah. 

Manado, TRIBUN MANADO.CO.ID - Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo hadir sebagai pembicara di acara Tanwir Pemuda Muhamadiyah di Kota Manado, Provinsi Sulut, Jumat (2/4/2021) siang.

Kapolri hadir bersama Pangkogabwilhan II, Marsekal Madya Imran Baidirus mewakili Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto.

Di hadapan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhamadiyah, Sunanto dan Pimpim Wilayah Pemuda Muhamadiyah se - Indonesia, Kapolri mengaku sebenarnya berat meninggal Jakarta, pasca Mabes Polri diserang aksi terorisme, seorang perempuan berinisial AZ.

Namun, Kapolri punya alasan tersendiri hingga harus ke Manado.

"Mengisi kegiatan hari ini, diberi tugas Cak Nanto (Sunanto) bicara pertahanan nasional. Terus terang sebenarnya situasi saat ini saya agak sulit meninggalkan Jakarta. Karena undangan Cak Nanto saya anggap penting hadir langsung," ujar Kapolri.

Alasan Kapolri itu mendapat aplaus meriah dari para Pemuda Muhamadiyah.

Bahkan saat landing di Bandara Sam Ratulangi Kota Manado, Kapolri ditelepon Ajudan Presiden.

"Saya landing ajudan presiden telepon, tanya dimana saya katakan tidak di Jakarta, di Manado mau ketemu Cak Nanto," ungkap Kapolri.

Kapolri pun hadir untuk menjadi pembicara soal peran Pemuda Muhamadiyah Membangun Ketahanan Nasional.

''Saya senang hadir di sini (Sulut)," ujarnya

Halaman
12
Penulis: Ryo_Noor
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved