Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Jumat Agung dan Paskah

Jumat Agung dan Perjamuan Kudus GMIM Imanuel Bahu, Pdt Kuhon: Jangan Berbuat Dosa Lagi

Kematian Yesus Kristus di Golgota merupakan karya agung Allah untuk manusia.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
Tribun Manado / Fernando Lumowa
Ibadah Jumat Agung dan Perjamuan Kudus Jemaat GMIM Imanuel Bahu, Jumat (02/04/2021). 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID -  Kematian Yesus Kristus di Golgota merupakan karya agung Allah untuk manusia.

Peristiwa ribuan tahun lalu ini menyelamatkan umat manusia.

"Kematian Kristus di kayu salib adalah peristiwa agung dan akbar. Belum pernah ada dan tak akan ada seperti itu lagi," ujar Pdt Henry R. Kuhon MTh

dalam ibadah Jumat Agung dan Perjamuan Kudus Jemaat GMIM Imanuel Bahu, Wilayah Manado Barat Data, Jumat (02/04/2021) sore.

Baca juga: Update Covid-19 di Sulut, Bertambah Lima Kasus, Total Capai 15.352 Kasus

Baca juga: Joune Ganda: Mari Jo Ka Likupang

Baca juga: Tahu Ada Mobil Pertamina Kecelakaan, Warga Bawa Jeriken ke TKP 

Ia mendasarkan khotbahnya pada pembacaan firman dalam Injil Markus 15:33-41 dengan judul perikop Yesus Mati.

Kata Pendeta Kuhon, kematian Yesus sangat dahsyat. Bahkan alam pun memberi tanda.

Kegelapan melingkupi Yerusalem dan sekitarnya selama tiga jam sejak tengah hari.

Baca juga: Ahok Ditipu Haji Ahmad, 5.755 Ekor Ayam Miliknya Tak Dikunjung Dibayar, Kerugian Ratusan Juta

Baca juga: Kisah AKBP Usman, Kabur dari Rumah 27 Tahun Lalu, Jadi Guru Ngaji hingga Buat Keluarga Tak Percaya

Baca juga: Ingat Dewi Tanjung, Politisi Kontroversial? Kini Muncul Buat Heboh Lagi, Para Zombie RI Jadi Sasaran

"Kegelapan sirna ketika Yesus mati. Kegelapan, dosa telah dikalahkan. Kita telah ditebusnya," jelas Kuhon.

Peristiwa besar lainnya yang terjadi pada saat Yesus mati ialah terbelahnya tirai Bait Suci.

"Yesus memutus sekat dosa. Antara manusia dengan Tuhan Allah. Yesus sebagai iman besar agung menebus memberi jaminan kekal," ujarnya.

Baca juga: Wenny Lumentut: Tak Peduli Warna Merah Atau Kuning, Penempatan Pejabat Sesuai Kompetensi

Baca juga: Ingat Kasus Korupsi BLBI? Tersangka SN dan Istrinya Kabur, Kini KPK Tak Bisa Apa-apa, Ini Putusannya

Baca juga: Polwan Selingkuh Dengan Polisi, Suami Grebek di Hotel, Kasur Acak dan Handuk Basah, Habis Ngapain?

Ia pun berpesan, kiranya jemaat hidup baru. Penebusan Yesus di Golgota sekali untuk selamanya.

"Darahnya menebus kita yang layak dihukum. Karena itu hendaklah kita jangan berbuat dosa lagi," kata pendeta.

Usai perenungan firman, jemaat diundang dalam meja Perjamuan Kudus.

Baca juga: TERNYATA Ini Penyebab Sinetron Ikatan Cinta Jadi Sukses, Amanda Manopo Ungkap Satu Kisah di Baliknya

Baca juga: Mbak You Bongkar Rahasia Vicky Taklukkan Puluhan Wanita, Hingga Nikah 25 Kali, Punya Aura Tersendiri

Sambil makan roti dan minum anggur tanda menghayati kisah pengorbanan Yesus.

Pelaksanaan ibadah Jumat Agung dan Perjamuan Kudus di GMIM Imanuel Bahu dibagi dalam empat sesi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved