Tokoh Nasional
Kisah Perseteruan Dua Jendral di Era Soeharto, Wiranto Dapat Mandat Jaga Negara
Prabowo pun datang ke mertuanya, Soeharto, membawa bukti ketidaksetiaan Wiranto.Yaitu berupa konsep pernyataan pers ABRI
TRIBUNMANADO.CO.ID- Lengsernya Presiden Soeharto menjadi sejarah besar bagi demokrasi di Indonesia.
Ia mundur pasca didemo besar-besaran oleh mahasiswa dari seluruh Indonesia.
Banyak korban yang jatuh pada saat itu, mahasiswa terlibat bentrok dengan petugas keamanan.
Peristiwa tersebut menyimpan rahasia yang perlahan mulai terungkap.
Salah satu seorang yang memegang peran penting dalam proses transisi
kekuasaan dari tangan Soeharto ke B.J. Habibie adalah Jenderal Wiranto.
Baca juga: ZA Dimakamkan di TPU Pelaku Teror, Ibu : Semoga Kamu Mendapat Tempat yang Terbaik
Soeharto Memberi Mandat Serupa kepada Jenderal Wiranto Lewat Inpres No.16 Tahun 1998. (ist)
Saat itu, dia menjabat Menhankam/Pangab.
Dalam masa jabatannya itu, telah muncul isu dikotomi ABRI merah-putih dan ABRI hijau.
Dikutip dari buku berjudul 'Kontroversi Kudeta Prabowo,' pada hari-hari panjang Mei 1998,
Wiranto mengaku pernah dituduh membangkang kepada Soeharto,
yang melaporkan adalah Pangkostrad Letjen Prabowo Subianto.
Baca juga: Istri ZA Terduga Teroris Bongkar Kelakuan Suami di Rumah, N : Nyesek Hati Ini
Soeharto Memberi Mandat kepada Jenderal Wiranto Lewat Inpres No.16 Tahun 1998.(kolase berbagai sumber)