Partai Demokrat Sulut
Ketua DPC Demokrat Bolsel Reza Nangka Apresiasi Pemerintah, Kubu Moeldoko Ditolak Kemenkumham
Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Kabupaten Bolsel, melakukan nonton bareng putusan Kemenkumham terkait status Partai Demokrat Versi Moeldoko
Penulis: Nielton Durado | Editor: David_Kusuma
Salah satu yang menghadiri KLB tersebut adalah Ketua DPC Kabupaten Bolsel, Sulawesi Utara (Sulut), Jamaluddin Razak.
Jamal pun langsung dinonaktifkan oleh DPP Demokrat pasca kehadirannya di KLB tersebut.
Pasca penonaktifan tersebut, DPP Demokrat langsung bergegas menunjuk pengganti Jamaluddin Razak.
Baca juga: Kit Sang Rumah Kopi Legendaris di Tomohon, Sudah Ada Sejak Zaman Belanda
Baca juga: Hadiri Rakor HLM TPID Se-Sulut, Bupati Boltim Pertanyakan Kelangkaan Pupuk Subsidi di Boltim
DPP Demokrat pun akhirnya menunjuk Reza Nangka sebagai pelaksana tugas (Plt) Ketua DPC Demokrat Kabupaten Bolsel.
Usai dilantik sebagai Plt Ketua DPC Demokrat, Reza Nangka mengatakan jika dirinya diberikan mandat oleh Ketua Umum Demokrat yang sah yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
"Pasca penonaktifan pak Jamaluddin, kami sudah melakukan konsolidasi, karena saya adalah pengurus DPP yang ada di sini,
kita sudah ada konsolidasi dengan Ibu Sekertaris dan Bendahara Bolsel," ujarnya ketika ditemui Rabu (31/3/2021) di Queen Resto.
Baca juga: BREAKING NEWS! Orang Tak Dikenal Terobos Mabes Polri, Diduga Teroris, Ditembak hingga Terkapar
Baca juga: BREAKING NEWS: Hadiri KLB Demokrat Moeldoko, Ketua DPC Bolsel Jamaluddin Razak Diganti
Ia mengatakan pasca pertemuan hari ini, pihaknya sudah menyusun rencana jangka menengah dan jangka panjang untuk menyongsong 2024 nanti.
Sedangkan untuk penetapan pengurus DPC Bolsel yang definitif, dirinya akan membicarakan dengan pengurus DPP dan akan dikonsultasikan dengan pengurus DPD Demokrat Sulut juga.
"Waktunya kita belum tahu, tapi pastinya dalam waktu dekat ini. Karena namanya Plt pasti ada yang akan definitif juga," ujarnya.
"Pasti kita akan gelar Muscab, tapi belum tahu kapan. Untuk sekarang dengan personil yang ada, kita tetap bekerja, untuk tetap solid hingga ada perintah dari DPP untuk menggelar Muscab," ucapnya.
Ia pun menegaskan membuka pintu maaf bagi kader-kader yang sudah mengikuti KLB Demokrat versi Moeldoko.
"Demokrat ini adalah partai yang humanis, kita tidak mendendam, andaikan ada kader yang ikut KLB dan ingin kembali, maka kami sangat welcome," ucapnya.
"Karena pada dasarnya kita tak ingin ada musuh," aku dia.
Baca juga: Anissa Pohan Ungkap Ancaman di Kantor Partai Demokrat, Kubu Moeldoko Ditolak AHY Sumringah
"Sesuai pesan pak SBY jika seribu kawan kurang cukup, satu musuh terlalu banyak, jadi kami menerima setiap niat baik," ungkapnya.
Reza pun meminta agar setiap kader Partai Demokrat di Bolsel agar tetap solid dan bergandengan tangan.
"Ada pesan dari Ketum AHY, Bersama Kita Kuat, Bersatu Kita Bangkit, Badai Pasti Berlalu," tegasnya. (Nie)
Baca juga: Detik-detik Wanita Terduga Teroris Tewas Ditembak di Mabes Polri, Dekat Ruang Kapolri Listyo
YOUTUBE TRIBUN MANADO: