Perlindungan Anak

Pengacara Handal Sulut Puas Putusan Pengadilan, Saat Dampingi Perkara Asusila Anak Dibawah Umur

Menurut Sofyan Vonis Majelis Hakim melebihi tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang menuntut 13 (tiga belas) tahun (ultra petita).

Editor: Fistel Mukuan
Foto Advokat Sofyan Jimmy Yosadi, SH bersama Kalolres Minut AKBP Grace K. D. Rahakbau, SIK., MSi. Kanit PPA dan para penyidik Unit PPA Polres Minut, serta Jaksa Penutut Umum (JPU) Natalia Katumpali, SH. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Salah satu Pengacara handal Sulawesi utara (Sulut) merasa puas atas sidang putusan perkara asusila yang dilakukan orang dewasa kepada korban anak perempuan dibawah umur yang berusia 12 tahun.

Kepada tribunmanado.co.id Advokat Sofyan Jimmy Yosadi, SH, mengatakan korban sudah diperlakukan secara asusila selama satu tahun.

Wakil Ketua Umum Indonesian Feminist Lawyers Club (IFLC) ini mengungkapkan, sebelum ke pengadilan telah berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum serta Penyidik Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Minahasa Utara (Minut).

Kemudian Wakil Sekjen DPP PERADI (Persaudaraan Penasehat Hukum Indonesia) Pergerakan mengikuti sidang putusan perkara asusila yang sudah dilakukan orang dewasa dengan korban anak perempuan usia 12 tahun yang dicabuli terdakwa selama satu tahun.

"Terdakwa berinisial MS yang merupakan pasangan 'kumpul kebo' tanpa ikatan pernikahan dengan ibu korban yang bekerja sebagai tenaga Harian Lepas (THL) di Kota Manado," ucap Sofyan Jimmy Yosadi.

Adapun lanjutnya, perbuatan terdakwa MS, diketahui oleh ibu korban.

Sidang tersebut dipimpin oleh Majelis Hakim : Ketua Majelis ibu Amelia Sukmasari, SH., MH, dan hakim anggota Saiful Idris, SH dan Stipani, SH.

Perkara No. 26 Pidsus 2021 Pengadilan Negeri Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara dengan terdakwa MS dan Jaksa Penuntut Umum Natalia Katumpali, SH.

Majelis hakim dalam putusannya memvonis terdakwa MS alias Maykel dengan pidana penjara selama 15 (lima belas) tahun, denda 100jt, subsidair 6 bulan kurungan, barang bukti di musnahkan, biaya perkara tiga ribu rupiah.

Menurut Sofyan Vonis Majelis Hakim melebihi tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang menuntut 13 (tiga belas) tahun (ultra petita).

Dengan begitu disampaikannya, terdakwa dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak sebagaimana diatur dalam pasal 82 ayat 2 jo.

Terdakwa terkena beberapa pasal dalam undang-undang yaitu:

Pasal 76 E Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. 

Foto Advokat Sofyan Jimmy Yosadi, SH bersama Kalolres Minut AKBP Grace K. D. Rahakbau, SIK., MSi. Kanit PPA dan para penyidik Unit PPA Polres Minut
Foto Advokat Sofyan Jimmy Yosadi, SH bersama Kalolres Minut AKBP Grace K. D. Rahakbau, SIK., MSi. Kanit PPA dan para penyidik Unit PPA Polres Minut ()

Pasal 76E
Setiap Orang dilarang melakukan Kekerasan atau ancaman Kekerasan, memaksa, melakukan tipu
muslihat, melakukan serangkaian kebohongan, atau membujuk Anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved