Breaking News:

Objek Wisata

Misteri Batu yang Bisa Menggandakan Diri di Pusat Kota Manado

Di kalangan objek wisata sebangsanya, watu sumanti istimewa karena masih mengandung daya magis.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
Misteri Batu yang Bisa Menggandakan Diri di Pusat Kota Manado - watu-sumanti-di-kelurahan-tikala-ares-lingkungan-2-54.jpg
tribunmanado.co.id/Arthur Rompis
Watu Sumanti, di Kelurahan Tikala Ares Lingkungan 2.
Misteri Batu yang Bisa Menggandakan Diri di Pusat Kota Manado - watu-sumanti-di-kelurahan-tikala-ares-lingkungan-276.jpg
tribunmanado.co.id/Arthur Rompis
Watu Sumanti, di Kelurahan Tikala Ares Lingkungan 2.

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Berstatus kota besar, objek wisata Manado tak melulu modern. Tapi banyak objek wisata budaya. 

Salah satunya Watu Sumanti. Di kalangan objek wisata sebangsanya, watu sumanti istimewa karena masih mengandung daya magis. 

Betapa tidak, batu dalam watu sumanti selalu menggandakan diri setiap kurun beberapa tahun.

Dari awalnya hanya tiga menjadi kini belasan. 

Tersembunyi di antara permukiman warga yang padat di Kelurahan Tikala Ares Lingkungan 2, objek wisata Watu Sumanti berperang dengan zaman.

Ia coba eksis. Berhadapan dengan penduduk yang modern dan individualis, watu (batu) itu sesekali menampakkan kesaktiannya; ia menggandakan diri. Pada waktu-waktu tertentu, ia menang atas zaman.

Banyak warga yang datang padanya, mengasih dupa maupun sesajen.

Namun lebih banyak ia dikalahkan. Bahkan warga sekitar yang sejarahnya dilahirkan batu itu tak mau tahu dengan keberadaannya.

Tribun Manado mengunjungi tempat itu Senin (22/3) pagi. Watu itu berada tak jauh dari kantor Wali Kota Manado. Dari perempatan Banjer ke arah Tikala, kemudian belok kanan pada sebuah lorong kecil. 

Bagian depan lorong dipasangi papan bertulis objek wisata Watu Sumanti. Di ujung lorong terdapat bekas kantor. Watu itu tepat berada depan kantor.  

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved