Berita Bitung

Sosialisasi Amdal Aktivitas Docking Kapal, Anggota DPRD Bitung Sebut Ada yang Dukung dan Menolak

sosialisasi analisis dampak lingkungan (Amdal) untuk aktivitas Docking Kapal dan Terminal untuk Kepentingan Sendiri (Tuks/Jetty)

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Christian Wayongkere
Ahmad Syafrudin Ila Anggota DPRD Kota Bitung dari partai PAN (Pakai Masker warna Putih) yang mengikuti sosialisasi pembuatan docking kapal dan Tuks. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Ahmad Syafrudin Ila alias Aco, satu di antara warga Kelurahan Girian Bawah Kecamatan Girian kota Bitung.

Dia ikut sosialisasi analisis dampak lingkungan (Amdal) untuk aktivitas Docking Kapal dan Terminal untuk Kepentingan Sendiri (Tuks/Jetty),

milik sebuah perusahan yang terletak di lingkungan III Kelurahan Girian Bawah, Jumat (5/3/2021).

Menurutnya, terkait dengan rencana itu baru sebatas sosialisasi dan minta tanggapan masyarakat.

"Ada yang menyetujui dan menolak," kata Aco sapannya, Jumat (5/3)

Baca juga: Ini Daftar 19 Pejabat Minut Hasil Rolling Perdana Joune Ganda dan Kevin Lotulung

Baca juga: Tiba di Manado, Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana Disambut Olly Dondokambey

Baca juga: Gelar Sidak, Franky Donny Wongkar Semprot Petugas Discapilduk Minsel

Dengan tegas di meminta, harus buat kajian benar dan betul.

Komperhensif, objektif dan terbuka jangan diselingi kepentingan tertentu hingga merugikan warga sekitar.

Jangan warga yang terkena dampaknya seperti abrasi dan lainnya hingga masyarakat nelayan kesulitan ketika menambatkan perahu mereka.

Baca juga: Ketika Sandiaga Uno di Tribun Manado: Minum Kopi, Berbagi Pantun & Strategis Pembangunan Pariwisata

Baca juga: Kakek Ini Ngotot Tak Mau Ngaku, Padahal Kepergok Lecehkan Wanita Muda, Ngaku Hanya Minta Cacing

Dalam hal ini harus libatkan seluruh sektor, mulai dari Kantor Kesyahbandaran dan otoritas pelabuhan (KSOP) Bitung, Badan Pertanahan, PT Pelindo dan Dinas Lingkungan Hidup serta lainnya.

Rencan pembuatan galangan kapal untuk docking dan terminal untuk kepentingan sendiri (tuks/Jetty),

di sebuah perusahan perkapalan di Kelurahan Girian Bawah Kecamatan Girian digagas oleh perusahan penanaman modal dalam negeri (PMDN).

Sebagai anggota DPRD Kota Bitung, dia sentil terkait rencana pembuatan docking kapal dan Tuks dikaitkan dengan investasi.

Baca juga: Masih Ingat Mita The Virgin, Kini Hidupnya Susah Sampai Jual Gitar Buat Jajan

Baca juga: Aturan Aneh, Pakaian Dalam Pelajar SMP di Jepang Harus Berwarna Putih, Guru Siap Mengecek

Personel II DPRD Kota Bitung mengatakan, harus didukung.

Namun dengan catatan semua aturan dan ketentuan yang berkaitan dengan docking kapal dan tuks harus dipenuhi, ada kajian yang komprehensif apalagi amdal.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved