Breaking News:

Tambang Ilegal

Warga Tolak Aktivitas Tambang Ilegal di Desa Tobayagan, Pasang Baliho Hingga Hentikan Alat Berat

Warga Desa Tobayagan melakukan protes langsung terhadap tambang ilegal di desa mereka dengan cara pemasangan baliho penolakan.

Istimewa
Warga Desa Tobayagan melakukan protes atas aktivitas tambang ilegal di desa mereka. 

"Daripada nanti anak cucu kami yang menderita, lebih baik dihentikan saja," tegas dia. 

Ia meminta agar aparat kepolisian bisa menindak tegas kegiatan tambang ilegal di desa mereka. 

"Karena ini ilegal, jangan karena hanya rupiah, masyarakat yang nanti kena dampaknya," tegas dia. 

Polisi Diduga Terlibat

Ilustrasi Polisi
Ilustrasi Polisi (Shutterstock)

Tambang Ilegal di Hulu Sungai Desa Tobayagan, Kecamatan Pinolosian Tengah (Pinteng), Kabupaten Bolsel, diduga kuat ikut melibatkan anggota kepolisian. 

Hal ini dituturkan oleh warga Tobayagan berinisial Y ketika dihubungi Tribun Manado, Rabu (3/2/2021). 

Menurutnya, saat alat berat tersebut berada di portal pertambangan ada beberapa oknum polisi yang ikut menjaga alat berat tersebut. 

"Ada polisi yang jaga, kurang lebih tiga orang lengkap dengan baju polisi," ucapnya. 

Ia menambahkan jika oknum anggota kepolisian tersebut juga sangat marah ketika ada warga yang merekam, atau memotret aktivitas mereka.

"Kalau kami kesana, mereka selalu bilang jangan direkam atau difoto berulang kali," ucapnya. 

Halaman
1234
Penulis: Nielton Durado
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved