Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bolsel Sulawesi Utara

Kasus Kematian Tahanan Revan Santoso, Kasat Reskrim Polres Bolsel: Saya Siap Dihukum Jika Salah

Jenazah Revan Santoso (20) alias Aan tahanan yang diduga meninggal akibat dianiaya diautopsi di Manado.

Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
Tribun Manado/Nielton Durado.
AUTOPSI - Jenazah Revan Santoso (20) tahanan asa Bolsel yang akan dilakukan autopsi ke Manado, Sulawesi Utara. Revan diduga meninggal karena dianiaya. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLAANG UKI -- Jenazah Revan Santoso (20) alias Aan tahanan asal Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) yang tewas saat menjalani masa hukuman, akhirnya diautopsi.

Autopsi dilakukan di Kota Manado, Sulawesi Utara.

Pihak keluarga memilih autopsi karena korban diduga mendapat penganiayaan didalam sel tahanan Polres Bolsel.

Menanggapi hal ini, Kasat Reskrim Polres Bolsel Iptu Dedy Matahari mengatakan mendukung langkah keluarga tersebut.

Ia juga menuturkan, bahwa tidak hanya keluarga Aan yang hari ini mencari keadilan, namun dirinya secara pribadi juga.

Upaya autopsi yang dilakukan keluarga korban, semoga bisa membuka fakta-fakta yang sebenarnya.

"Saya secara pribadi juga meminta untuk diautopsi, saya yang biayai," ujarnya, Jumat 22 Agustus 2025.

"Saya juga sudah mendapat rekam medis yang bersangkutan dari rumah sakit di Kotamobagu, yang belum bisa saya publikasikan sembari menunggu hasil autopsi keluar nanti," jelasnya.

Ia menegaskan tak akan membela diri dalam kasus tersebut.

"Saya tidak sedang membela diri, jika saja salah maka saya siap dihukum," tegasnya.

"Tetapi kalau saya tidak terbukti maka saya akan menggunakan hak saya sebagai warga negara. Sehingga itu saya menunggu hasil autopsi," pungkasnya.

Almarhum Adalah Tersangka Kasus Penikaman

Diketahui Aan sendiri ditangkap karena tindak pidana penikaman yang terjadi pada Minggu malam (18/5/2025) di Desa Sondana, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara (Sulut).

Korban berinisial AR,  mengalami dua luka tusukan akibat ditikam menggunakan gunting.

Peristiwa bermula pada Minggu, 18 Mei 2025, sekitar pukul 22.25 WITA.

Saat itu, AR bersama istrinya hendak menonton konser penutupan drag race yang digelar di ruas jalan Sondana, Bolsel.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved