Breaking News:

Penanganan Covid

Sekolah Bisa Terapkan Metode Luring selama Penuhi Cek List Persyaratan Protokol Covid-19

Pemerintah Provinsi Sulut menerapkan kebijakan sekolah perpaduan luring dan daring di masa Pandemi Covid 19 ini

Tribun manado / Ryo Noor
Grace Punuh 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah Provinsi Sulut menerapkan kebijakan sekolah perpaduan luring dan daring di masa Pandemi Covid 19 ini.

Grace Punuh Kepala Dinas Pendidikan Sulut mengungkapkan, sekolah luring bisa diterapkan selama sekolah memenuhi persyaratan protokol Covid 19

"Cek list (persyaratan) nya cukup panjang, jika bisa memenuhi semua persyaratan tersebut maka sekolah bisa menjalankan luring," katanya.

Kesiapan pemenuhan Protokol kesehatan dimaksud harus melalui persetujuan Satgas Covid 19

Baca juga: Izin Industri Miras Dalam Perpres 10 Tahun 2021 Dicabut, Petani Cap Tikus Asal Taratara Pasrah

Baca juga: Kajari Bitung: Keterangan Istri Wali Kota Berbeda dengan Saksi dan Tersangka

Baca juga: Satu Tahun Covid-19, Gadis Cantik Omega Gloria Paat Imbau Masyarakat Terus Terapkan 3M

"Kesiapannya banyak, siap sarana prasarana, persetujuan Satgas, kepala daerah, komite," ujarnya.

Selain itu, sekolah juga bisa mengatur pembelajaran luring dengan metode kelompok kecil.

Di sinilah peran guru keliling , program disiapkan pemerintah untuk menjangkau siswa yang tidak bisa menjalani metode daring.

Baca juga: Franky Donny Wongkar Tegaskan ASN Minsel Harus Disiplin Waktu

Baca juga: Masyarakat Butuh Rapid Test Antigen, Dinkes Kotamobagu Maksimalkan Upaya Pengadaan

Khusus SMK, sejak lalu sudah bisa menjalani luring.

Pasalnya SMK  banyak  materi pembelajaran menggunakan metode praktek

"Jadi siswa SMK ke sekolah untuk praktik, susah juga jadinya kalau SMK tidak jalani praktik," katanya.

Baca juga: Gibran Rakabumi Raka dan Rio Dondokambey Dilantik Mensos, Sebagai Pengurus Nasional Karang Taruna

Baca juga: Masih Ingat Lea Elfara? Penyanyi Religi Ini Dituding Gelapkan Uang Rp 1 M, Dituntut Penjara 2 Tahun

Terkait jumlah sekolah yang menjalani sekolah luring,

Punuh mengaku belum tahu persis jumlahnya, data tersebut harus diketahui cabang dinas.

Punuh mengatakan, harapannya Pandemi segera berlalu dengan adanya pemberian vaksin sehingga sekolah kembali bisa normal. (ryo)

Baca juga: Franky Donny Wongkar Tegaskan ASN Minsel Harus Disiplin Waktu

Baca juga: Total Kasus Covid-19 di Minsel Capai 590, Meninggal 39 Orang

Baca juga: Kajari Bitung: Keterangan Istri Wali Kota Berbeda dengan Saksi dan Tersangka

YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Penulis: Ryo_Noor
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved