Breaking News:

Internasional

Terjadi di Teheran, Jenazah Seorang Wanita Dihukum Gantung, Ini Kasusnya

Keputusan untuk tetap mengeksekusi Zahra Ismaili dikarenakan ibu korban ingin menunaikan haknya,dengan menendang kursi yang dipakai terdakwa

Tribunnews
ilustrasi gantungan 

TRIBUNMANADO.CO.ID,TEHERAN-Sungguh kejam hukuman nyang harus diterima seorang wanita di Teheran.

Jika hukuman diberikan kepada orang yang masih bernyawa, berbeda di Teheran.

Jenazah seorang wanita dihukum, meski ia sudah tidak akan merasakan sakit.

Seorang terdakwa perempuan di Iran tetap menjalani hukuman mati dengan cara digantung,

meski dia sudah meninggal karena serangan jantung.

Keputusan untuk tetap mengeksekusi Zahra Ismaili dikarenakan ibu korban ingin menunaikan haknya,

dengan menendang kursi yang dipakai terdakwa untuk berdiri.

Baca juga: Kabar Terbaru Jennifer Jill Positif Gunakan Narkoba Jenis Sabu, Begini Kondisinya

Zahra Ismaili (paling kiri, tidak diburamkan), seorang ibu di Iran yang dijatuhi hukuman mati karena membunuh suaminya yang dilaporkan melakukan penyiksaan terhadapnya dan anaknya. Zahra disebut meninggal jelang dieksekusi karena serangan jantung. Namun dia tetap dibawa ke tiang gantungan.
Zahra Ismaili (paling kiri, tidak diburamkan), seorang ibu di Iran yang dijatuhi hukuman mati karena membunuh suaminya yang dilaporkan melakukan penyiksaan terhadapnya dan anaknya. Zahra disebut meninggal jelang dieksekusi karena serangan jantung. Namun dia tetap dibawa ke tiang gantungan. (Istimewa/FACEBOOK/Omad Moradi via Daily Mail)

Zahra diputus bersalah atas pembunuhan suaminya,

seorang pejabat intelijen, karena sudah menyiksa dirinya dan anaknya.

Pengacara Zahra, Omid Moradi,

Halaman
123
Editor: Alpen Martinus
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved