Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Sulut

Tantangan Kepala Daerah Baru, Menjaga Perputaran Roda Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19

Sejumlah kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2020 akan dilantik Jumat (26/02/2021).

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
Istimewa/Dok. Pribadi Robert Winerungan
Akademisi Unima, Dr Robert Winerungan 

Oleh: Dr Robert Winerungan, Ekonomi Unima; Sekretaris ISEI Cabang Manado-Sulut

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Sejumlah kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2020 akan dilantik Jumat (26/02/2021).

Tugas para kepala daerah ini bebih berat dibandingkan dengan kepala daerah sebelumnya.

Tantangan kepala daerah, mulai dari gubernur, wali kota dan bupati langsung diperhadapkan dengan masalah kesehatan dan ekonomi

akibat pandemi Covid-19 yang sudah setahun dialami masyarakat Indonesia termasuk di Sulawesi Utara.

Baca juga: Ruas Jalan Trans Sulawesi di Desa Tote Kabupaten Bolmut Sulut, Rusak Parah

Baca juga: Irjen Pol Panca Simanjuntak Tinjau Layanan Publik Polres Bitung, Sekalian Pamit

Baca juga: Larangan Penggunaan Alat Tangkap Jaring Angkat di Danau Tondano

Oleh karenanya harus perlu dipertanyakan prioritas apa yg harus dikerjakan kepala daerah yg akan dilantik besok.

Apa yang paling mendesak dilakukan untuk menjaga roda perekonomian daerah?

Kondisi pandemi Covid-19 yang sampai saat ini belum juga mereda membuat tantangan bagi kepala daerah yang terpilih dan yang akan dilantik semakin berat.

Baca juga: Tim Balap Pertamina Mandalika SAG Resmi Meluncur, Bakal Berlaga di Kelas Moto2

Baca juga: Direktur Perusahan Tambang Emas Ini Melapor ke Pemerintah Bitung Karena Hal Ini

Kepala daerah, terutama yang baru terpilih pada Pilkada Serentak 2020, harus berkreasi dan berinovasi agar bisa menyelesaikan permasalahan-permasalahan ekonomi saat beraktivitas dan berkarya.

Saat inilah kepala daerah ditantang dan diuji dalam menghadapi masa pandemi Covid-19 untuk menjaga kesehatan masyarakat sekaligus menumbuhkan perekonomian.

Di tahun 2021 ini pemda diperhadapkan dengan tekanan fiskal yakni persoalan belum maksimalnya penerimaan daerah.

Baca juga: Kawal Pelaksanaan Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Polres Tomohon Siapkan 154 Personel

Baca juga: KPK Geledah Rumah Politisi PDIP Ihsan Yunus, Ini yang Didapat

Penerimaan daerah, seperti pajak dan retribusi, masih akan belum optimal sementara itu diperhadapkan dengan masalah-masalah kesehatan yang diakibatkan pandemi Covid-19 yang justru membutuhkan anggaran yang cukup besar.

Disini membutuhkan peren kepala daerah yang tidak bisa hanya mengandalkan APBD.

Kepala daerah perlu membuat terobosan untuk mencari sumber-sumber pendanaan lain,

seperti tanggung jawab sosial perusahaan, kerja sama pemerintah dengan badan usaha, dan pinjaman daerah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved